Breaking News:

Jejak Tjilik Riwut di Palangkaraya

Libatkan Tenaga Ahli Rusia, Batu-batu di Tangkiling Dihancurkan untuk Pembangunan Jalan Tjilik Riwut

Sejarah pembangunan Palangkaraya dan Kalimantan Tengah tidak bisa dipisahkan dari pria kelahiran 2 Februari 1918 bernama Tjilik Riwut

Penulis: Muhammad Lamsi | Editor: Dwi Sudarlan
Tribun Kalteng/Pangkan Putra Bangel
Patung pahlawan nasional dan gubernur pertama Kalimantan Tengah Tjilik Riwut di ujung Jalan Tjilik Riwut Palangkaraya yang merupakan karya monumentalnya yang hingga kini masih kokoh. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Sejarah pembangunan Palangkaraya dan Kalimantan Tengah tidak bisa dipisahkan dari pria kelahiran 2 Februari 1918 bernama Tjilik Riwut.

Tjilik Riwut adalah pahlawan nasional Indonesia dan Gubernur pertama Kalimantan Tengah periode 1958-1967.

Mengutip Wikipedia, Tjilik Riwut selalu bangga menyebut dirinya  sebagai "orang hutan" karena lahir dan dibesarkan di belantara Kalimantan.

Dia adalah pencinta alam sejati dan sangat menjunjung tinggi budaya leluhurnya.

Salah satu peninggalan monumental Tjilik Riwut yang kini masih dirasakan banyak orang adalah Jalan Tjilik Riwut di Palangkaraya.

Sebagian warga menyebut nama jalan ini adalah Jalan Rusia.

Mendiang Tjilik Riwut, pahlawan nasional sekaligus gubernur pertama Kalimantan Tengah. Hingga kini peninggalan utama Tjilik Riwut yang dirasakan banyak orang adalah Jalan Tjilik Riwut yang kerap juga disebut Jalan Rusia.
Mendiang Tjilik Riwut, pahlawan nasional sekaligus gubernur pertama Kalimantan Tengah. Hingga kini peninggalan utama Tjilik Riwut yang dirasakan banyak orang adalah Jalan Tjilik Riwut yang kerap juga disebut Jalan Rusia. (istimewa/wikipedia)

Pembangunan jalan yang membentang sejauh 35 kilometer ini memiliki sejarah sendiri bagi warga Kalimantan Tengah, khususnya alangkaraya.

Rintisan jalan itu dibangun berkat kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Uni Soviet (Rusia) dengan Gubernur Kalteng saat itu, Tjilik Riwut sebagai ‘komandan lapangan’.

Kerja sama itu tidak terlepas dari kedekatan Presiden (waktu itu) Soekarno dengan Pemerintah Uni Soviet.

Karena itu pula Jalan Tjilik Riwut dijuluki sebagai Jalan Rusia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved