Breaking News:

Seni Budaya

Tut Wuri Handayani Arts Festival, Ajang Berkumpul Seniman se Kalimantan

Tut Wuri Handayani (TWH) Arts Festival menjadi ajang berkumpulnya seniman Kalimantan, dengan menampilkan kesenian dari setiap daerah masing-masing

Penulis: Yonathan | Editor: Sri Mariati
Yonathan/Tribunkalteng.com
Ketua Panitia TWH Arts Festival, Ridwansyah saat diwawancarai Tribunkalteng.com, Sabtu (2/10/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Tut Wuri Handayani (TWH) Arts Festival adalah ajang pertunjukan seni Kalimantan.

Ketua Panitia TWH Arts Festival, Ridwansyah mengatakan, kegiatan TWH Arts Festival ini merupakan kegiatan perdana diselenggarakan secara virtual.

Sebagai wadah seniman Kalimantan Tengah dan Kalimantan, Kalimantan TImur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara berkumpul.

“Karena itu kita menyiapkan wadah untuk kerinduan-kerinduan masyarakat dalam berkesenian,” ujarnya kepada Tribunkalteng.com, Sabtu (2/10/2021).

Menurut Ridwansyah, pandemi yang terjadi membuat kegiatan pertunjukan dan berkesenian terputus dan baru bisa digelar sekarang ini.

“Sehingga kerinduan itulah yang membuat kita sebagai panitia menyelenggarakan kegiatan tesebut," terangnya.

Baca juga: NEWS VIDEO, Museum Balanga Memiliki Koleksi Pameran Cerita dan 10 Jenis Klasifikasi Budaya Dayak

Baca juga: Siswa SMA Palangkaraya Belajar Bersama di Museum Balanga untuk Mencintai Budaya Kalteng

Ridwansyah berharap, acara TWH Arts Festival ini menjadi wadah pelaku kesenian dalam mengekspresikan kebudayaan dan tradisinya masing-masing yang tidak sempat terekspos.

Diungkapkannya, pendaftaran peserta sampai saat ini masih langsung, ada 5 peserta yang baru mendaftar.

“Diperkirakan puncaknya akan banyak yang mendaftar sebelum batas tanggal pendaftaran ditutup," tambah Ridwansyah.

Waktu kegiatan, pendaftaran dimulai dari tanggal 16 September sampai 26 Oktober 2021.

Baca juga: Ritual Mamapas Lewu Digelar Tiap Tahun, Lestari Adat dan Budaya Lokal Warga Palangkaraya

Baca juga: Cagar Budaya Huma Sei Gohong Bukit Batu Palangkaraya Mulai Disosialisasikan ke Masyarakat

Pengumpulan karya video dari tanggal 1- 26 Oktober. Penilaian oleh Juri dari tanggal 29-31 Oktober.

Penayangan anggal 1-2 November serta pengumuman 6 November.

Total hadiah yang diperebutkan sebesar 100 juta rupiah, serta rencananya memperebutkan piala Kapolda Kalimantan Tengah.

"Promosi kegiatan ini sudah berjalan dari Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara sudah menyambut baik kegiatan ini tinggal mereka mengeksekusi sesuai dengan lomba yang kita tawarkan," tutup Ridwansyah. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved