Breaking News:

Cuaca Kalteng Hari Ini

Peringatan Dini BMKG Hingga 3 Oktober 2021, Kalimantan Tengah di Daftar Daerah Berpotensi Banjir

12 daerah di Indonesia berpotensi mengalami banjir, Kalimantan Tengah termasuk. Berikut Peringatan Dini BMKG selengkapnya dan penjelasannya.

Editor: Nia Kurniawan
Iptu Lenina Olin untuk tribunkalteng.com
Iptu Lenina Olin, saat bertugas mengatur lalu lintas kendaraan di jalan Trans Kalimantan Kasongan Kabupaten Katingan yang banjir beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTENG.COM - Peringatan Dini BMKG. Ya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bagikan peringatan dini potensi cuaca ekstrem.

Ada 12 daerah di Indonesia berpotensi mengalami banjir, Kalimantan Tengah termasuk.

Yakni Sumatera Barat, Kep. Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah.

Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Baca juga: Info Cuaca Kalimantan Tengah Sabtu 2 Oktober 2021, BMKG : Hujan Deras dan Angin Kencang

Baca juga: Berbusana Tipis, Gisel Luwes Joget Bersama Wijin Diringi Lagu Love Nwantiti di TikTok

Penyebabnya , berdasar pantauan BMKG menunjukkan gangguan fenomena Madden Jullian Oscillation (MJO) yang aktif di Samudera Hindia barat Sumatera.

Sebagian besar Sumatera, Laut Natuna, dan Kalimantan Barat bagian barat, dan Samudera Hindia barat daya Pulau Jawa.

Lalu gelombang Kelvin, gelombang Rossby Ekuator dan gelombang tipe Low Frequency juga terpantau di sejumlah wilayah Indonesia.

Nah, selain itu, BMKG juga memantau sirkulasi siklonik yang menyebabkan konvergensi memanjang dari Maluku Utara hingga perairan utara Halmahera, dari Papua Barat hingga perairan utara Papua Barat.

Daerah konvergensi juga terpantau memanjang di Kep. Bangka Belitung, dari Kalimantan bagian tengah hingga Kalimantan Timur, dari Sulawesi Barat hingga Sulawesi Tengah dan di Papua bagian tengah.

Lalu, ada pula labilitas lokal kuat dan dry intrusion di sejumlah daerah Indonesia. Berbagai kondisi itu mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan serta cuaca ekstrem, seperti hujan lebat, angin kencang hingga banjir.

Baca juga: Dulu Bikin Lesti Kejora Teriak, Faisal LIDA si Pedangdut Asal Kalteng Kini Akting di FTV Indosiar

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved