Breaking News:

Berita Palangkaraya

26 Peserta Mengikuti Pemilihan Duta Budaya Tambun Bungai Kalimantan Tengah

Pemilihan Duta Tambun Bungai Kalimantan Tengah 2020 digelar kembali, 26 peserta mengikuti kegiatan tersebut dilaksanakan di Taman Budaya 1-2 Oktober

Penulis: Nor Aina | Editor: Sri Mariati
Nor Aina/Tribunkalteng.com
Pembukaan kegiatan Pemilihan Duta Tambun Bungai 2020 yang digelar di Taman Budaya di kawasan Pameran Expo Kalteng, Jumat (1/10/2021). 

TRIBUNKATENG.COM, PALANGKARAYA – Sebanyak 26 peserta perwakilan dari 8 daerah di Kalimantan Tengah, mengikuti pemilihan Duta Tambun Bungai Kalimantan Tengah 2021.

"Dari 26 orang peserta terdiri 13 pria dan 13 wanita. Pelaksanaan berlangsung dua hari, sejak 1-2 Oktober di Taman Budaya," Ketua Panitia, Alex Chandra membuka secara resmi Pemilihan Duta Tambun Bungai tersebut, Jumat (1/10/2021).

Menurut Alex, peserta finalis berasal dari Kabupaten Kapuas, Katingan, Sukamara, Gunung Mas, Pulang Pisau, Barito Selatan, Kotawaringin Timur, dan Kota Palangkaraya.

Pemilihan Duta Tambun Bungai dibuka melewati tahap pendaftaran online sejak 18 Juli sampai 2 September lalu.

Peserta mengikuti serangkaian kegiatan seperti teknikal meeting, kunjungan ke Museum Balanga, pemberian materi, wawancara, dan foto peserta sejak 4 September sampai 18 September.

Baca juga: Siswa SMA Palangkaraya Belajar Bersama di Museum Balanga untuk Mencintai Budaya Kalteng

Baca juga: NEWS VIDEO, Pandemi Covid-19, Kunjungan ke Museum Balanga Palangkaraya Menurun Drastis

"Kegiatan hari ini dibuka dengan unjuk bakat dan pentas seni dan besok Sabtu diadakannya grandfinal,” ujarnya kepada Tribunkalteng.com, Jumat (1/10/2021).

Alex mengatakan, kegiatan ini digelar ke-12 kalinya atau sudah memasuki tahun ke-16, dimulai sejak 2005.

Kegiatan ini bertujuan, melahirkan insan-insan muda penggerak dalam melestarikan seni budaya dan pariwisata Kalimantan Tengah.

Sehingga perlu adanya generasi berprestasi dan berbudaya.

"Kegiatan ini didukung oleh pemerintah provinsi dan kota. agar kebudayaan dan pariwisata di Kalimantan Tengah terus berkembang dan berkah dalam mewujudkan masyarakat maju, rukun, dan sejahtera," tutur Alex.

Baca juga: Bercirikan Motif Khas Kalteng, Jembatan Kahayan Ikon Kota Kebanggaan Warga Palangkaraya

Baca juga: Batik Benang Bintik Paramita Kaya Warna dan Motif Modern

Dijelaskan Alex, kegiatan ini harusnya dilaksanakan 2020 lalu, namun adanya wabah Covid-19 sehingga dibatalkan.

"Kegiatan ini dilaksanakan kembali di tahun ini dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat," tegasnya.

Alex menambahkan, selain mewabah Covid-19, di Kalimantan Tengah juga terjadi musibah banjir di sebagian wilayah, sehingga beberapa peserta tidak bisa mengikuti kegiatan.

“Namun kegiatan berjalan secara kesederhanaan, pembatasan penonton dan memperhatikan protokol kesehatan serta aturan yang ditetapkan oleh pemerintah,” tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved