Breaking News:

Berita Palangkaraya

Terdampak Pandemi, Omzet Pedagang Wisata Kuliner Bawah Jembatan Kahayan Palangkaraya Menurun

Dampak Pandemi Covid-19 dirasakan para pelaku usaha kecil, hal itu dirasakan pedagang wisata kuliner Bawah Jembatan Kahayan yang omzetnya menurun

Penulis: Nor Aina | Editor: Sri Mariati
Nor Aina/Tribunkalteng.com
Kawasan Wisata Kuliner Bawah Jembatan Kahayan tampak sepi pengunjung dampak pandemi Covid-19 yang masih terjadi, Jumat (1/10/2021). 

TRIBUNKATENG.COM, PALANGKARAYA – Pedagang kuliner wisata Bawah Jembatan Kahayan, mengeluhkan omzet turun drastis dampak dari Pandemi Covid-19.

Wisata Kuliner Bawah Jembatan Kahayan ini, terletak di Jalan S Parman, Palangkaraya, Kalimantan Tengah terkadang sepi pengunjung.

Sebagian pedagang yang berjualan di wisata Kuliner Bawah Jembatan Kahayan, mengakui terjadinya penurunan omzet hingga 50 persen saat adanya Pandemi Covid-19.

Pemilik warung tenda wisata Kuliner Bawah Jembatan Kahayan, Khairul Anam mengatakan, omzet sebelum Pandemi Covid-19 per harinya mencapai Rp 1.000.000.

Baca juga: Meski Pandemi Covid-19, Kerajinan Rotan Jawet Niang Tetap Berinovasi dan Berkarya

Baca juga: Cara Buat Akun & Mendownload Sertifikat Vaksin Covid-19 Lewat Aplikasi PeduliLindungi, Ini Syaratnya

Namun saat Pandemi Covid-19 terjadi pendapatannya hanya separoh atau berkisar Rp500.000 perhari.

"Saat adanya Pandemi Covid-19 penjualan saya sangat menurun sekali,” ucapnya kepada Tribunkalteng.com, Jumat (1/10/2021).

Khairul Anam mengungkapkan, sebelum Pandemi Covid-19 wisata Kuliner Bawah Jembatan Kahayan ramai dikunjungi.

Namun setelah Pandemi Covid-19 tempat wisata kuliner tidak terlalu ramai dari sebelumnya.

Dirinya berharap Pandemi Covid-19 ini cepat berlalu, sehingga banyak masyarakat ramai dikunjungi.

Baca juga: Banyak Pasien Meninggal karena Covid-19, Simak Tata Cara Sholat Jenazah Laki-laki dan Perempuan

Baca juga: Perusahaan Tambang Gandeng Polda Kalteng Salurkan Bantuan Korban Banjir dan Covid-19 Kalteng

penjualan saya bisa lebih meningkat, dan pengunjung agar selalu menggunakan protokol kesehatan, jangan lupa untuk mengikuti vaksinasi agar daya immunity kita kuat," tutup Khairul Anam.

Begitu pula yang dialami Hanifah, omzetnya menurun hingga 50 persen sebelum terjadinya Pandemi Covid-19.

"Dahulu omzet per hari mencapai Rp 800.000, sekarang hanya bisa mencapai Rp 400.000 per hari," jelasnya.

Pantauan Tribunkalteng.com, suasana di wisata kuliner Bawah Jembatan Kahayan tidak terlalu ramai dikunjungi. Hanya ada beberapa pengunjung di tempat wisata ini.

Wisata kuliner tidak hanya tersedia warung tenda makan, melainkan juga bisa menikmati suasana di pinggir Sungai Kahayan sambil menikmati makanan.

Pengunjung di wisata Kuliner Bawah Jembatan Kahayan, Mia mengatakan, saat pandemi seperti saat ini tidak terlalu ramai, namun dahulu sebelum Pandemi Covid-19 di wisata Kuliner Bawah Jembatan Kahayan ini ramai sekali dikunjungi. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved