Breaking News:

Berita Palangkaraya

Syarat Keselamatan, Dinas Perhubungan Palangkaraya Mewajibkan Uji KIR di Kota Cantik

Dinas Perhubungan Kota Palangkaraya mewajibkan kendaraan yang ada di kota ini untuk melakukan uji KIR sebagai syarat keselamatan berkenda di jalan

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
FATURAHMAN/Tribunkalteng.com
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Palangkaraya, Alman Pakpahan 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Dinas Perhubungan Kota Palangkaraya, mewajibkan seluruh kendaraan yang ada di Kota Cantik uji Kendaraan Bermotor (KIR).

Pengujian kendaraan bermotor berada di kantor Jalan Mahir Mahar Komplek Terminal Tipe A WA Gara. Dikelola oleh seksi Pengujian Sarana Bidang Angkutan dan Sarana.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Palangkaraya, Alman Pakpahan, sebagai syarat keselamatan berkendara di jalan.

“Sehingga mengurangi resiko kecelakaan di jalan raya,” ucapnya, kepada Tribunkalteng.com, Jumat (1/10/2021).

Hal tersebutpun sebagai upaya Dinas Perhubungan memberikan pelayanan umum terhadap aturan keselamatan berkendala di kota ini.

Baca juga: Akses ke Bandara Tjilik Riwut Makin Mudah, Dishub Palangkaraya Operasikan 33 Taksi Resmi

Baca juga: Dishub Palangkaraya Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Sopir dari Luar yang Tidak Menyertakan ini

“Yang jelas tupoksi kamipun juga bisa berjalan dengan baik untuk pelayanan umum uji KIR ini,” jelas Alman.

Ungkapnya, ada beberapa persyarakat uji KIR secara berkala.

Mulai dari pengujian kendaraan meliputi administrasi dan teknis laik jalan kendaraan bermotor.

Warga harus mengisi permohonan dan pembayaran pada loket. Setelah itu, pemohon diberikan berita acara pemeriksaan.

“Lalu kendaraan bermotor pemohon akan dilakukan pemeriksaan laik jalan oleh petugas di lokasi,” beber mantan Kepala Inpektorat Palangkaraya ini.

Baca juga: Dishub Palangkaraya Bagikan Masker ke Warga, Ojek Hingga Sopir Angkutan

Baca juga: Kondisi Warga di Sungai Kahayan Palangkaraya Kini, Berikut Cuaca Kalimantan Tengah Hari Ini

Tambah Alman, ada 9 item uji KIR yang dilakukan oleh petugas penguji yakni, identifikasi visual kendaraan dengan mengecek nomor rangka kendaraan meliputi,

Pengujian emisi dari kendaraan pemohon, pemeriksaan kolong kendaraan, pengujian Side-slip kendaraan bermotor, pengujian lampu kendaraan, pengujian kebisingan klakson kendaraan.

Selanjutnya, tingkat kegelapan kaca kendaraan, pengujian rem pada kendaraan, pengujian speedo meter kendaraan.

Selesai melakukan pengujian kendaraan bermotor, pemohon menyerahkan hasil ke loket administrasi.

“Setelah itu, pemohon akan mendapat kartu dan sertifikat tanda lulus uji elektronik demi menghindari pemalsuan,” pungkas Alman. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved