Breaking News:

Narkoba di Kalteng

NEWS VIDEO, BNN Provinsi Kalteng Ungkap Tiga Kasus Jaringan Narkoba Lintas Kalimantan

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah melakukan pengungkapan tiga kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba lewat jalur darat

Penulis: Muhammad Lamsi | Editor: Fathurahman
Muhammad Lamsi/Tribunkalteng.com
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah, Brigjan Pol Roy Hardi Siahaan Jumat (1/10/2021), menggelar jumpa pers  pengungkapan tiga kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba.  

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah  mengungkap peredaran narkoba jaringan lintas Kalimantan dengan mengamankan sejumlah tersangka dan barang bukti lebih dari satu kilogram.

BNN Kalteng Jumat (1/10/2021) menggelar Jumpa pers di Kantor BNN Kalteng di Jalan Tangkasiang Nomor 12 Kota Palangkaraya untuk pengungkapan tiga kasus jaringan tersebut.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalimantan Tengah Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan, mengungkapkan kasus pertama yang berhasil diungkap adalah  jaringan narkotika jenis sabu Banjarmasin dan Palangkarya.

Kasus ini terungkap melalui pengiriman jalur darat dengan barang bukti sabu 50,60 gram dilakukan oknum napi inisial SR .

"Kami mendapatkan informasi mengenai adanya pengiriman sabu dari Banjarmasin tujuan Palangkaraya," ujarnya.

Baca juga: BNNP Kalteng Bongkar Jaringan 500 Gram Sabu dari Madura-Surabaya

Baca juga: Kepala BNN Pusat Lantik Pejabat Baru, Termasuk Kepala BNNP Kalteng

Pelaku menggunakan mobil travel dengan modus memasukkan barang bukti ke dalam tas selempang dengan kurir bernama Imam Hanafi.

Kurir bernama Imam Hanafi ditangkap di Jalan Trans Kalimantan Desa Taruna Kecamatan Sebangau Kota Palangkaraya.

Barang bukti yang disita sebanyak 50,60 gram sabu, satu buah tas selempang, handphone, dan uang sebesar 300 ribu Rupiah.

Berdasarkan pengembangan terhadap penerima sabu atas nama Fery Setiawan diamankan di Jalan RTA Milono, dengan barang bukti handphone, sepeda motor dan uang tunai.

Kemudian pihaknya bekerjasama dengan Kalapas Palangkaraya, untuk melakukan pengembangan terhadap Selamet Riyadi alias otong (narapidana) ditemukan barang bukti berupa handphone.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved