Breaking News:

Berita Palangkaraya

Alman Pakpahan Sebut untuk Hindari Pemalsuan Dokumen Uji KIR Diganti Kartu BLUe

Hindari Pemalsuan Dokumen Uji KIR, Dinas Perhubungan Kota Palangkaraya mengganti bukti buku uji KIR dengan Kartu Bukti Uji Lulus elektronik (BLUe)

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
FATURAHMAN/Tribunkalteng.com
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Palangkaraya, Alman Pakpahan 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Penggunaan buku uji sebagai bukti uji kelayakan kendaraan bermotor (KIR) sudah tidak berlaku.

Saat ini buku uji KIR diganti menjadi kartu Bukti Uji Lulus elektronik (BLUe).

Kartu BLUe berlaku mulai 1 Januari 2020, berdasarkan Surat Edaran Dirjen Hubdat Nomor: SE.1/AJ.502/DRJD/2019.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangkaraya, Alman Pakpahan mengatakan, adanya kartu BLUe menghindari pemalsuan dokumen sertifikat tanda lulus uji, sudah menggunakan sistem elektronik.

“Karena terdapat chip (keping) data identitas dan hasil uji kendaraan bermotor dalam kartu BLUe,” ujarnya, kepada Tribunkalteng.com, Jumat (1/10/2021).

Baca juga: Dishub Palangkaraya Kalteng Tegur PKL Beroperasi di Bahu Jalan

Baca juga: Dishub Palangkaraya Siapkan Enam Bus Gratis Antar Jemput Warga ke Lokasi Vaksinasi Massal Covid-19

Alman mengatatakan, Kartu BLUe terkoneksi langsung dengan perangkat administrator Perhubungan.

Secara fisik depan kartu BLUe terdapat tulisan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan logo Perhubungan.

Bagian bawah terdapat hologram untuk membuktikan keaslian dari kartu.

“Dilengkapi dengan tanda tangan pejabat yang berwenang dan masa berlaku,” beber mantan Kabag Hukum DPRD Kota Palangkaraya ini.

Kartu BLUe, tambah Alman, pemohon uji kendaraan akan diberikan sertifikat yang berisi Identitas kendaraan.

Baca juga: Parkir Liar Ditertibkan, PAD Parkir Dishub Palangkaraya Melampaui Target

Baca juga: Dishub Palangkaraya Perketat Protokol Kesehatan di Tempat Wisata

Selanjutnya, hasil penujian laik jalan, foto kendaraan, tanda pengesahan, masa berlaku uji.

Selain itu, barcode yang dapat discan terbitan Dinas Perhubungan.

Pemohon juga akan diberikan stiker lulus uji laik jalan yang hologram, identitas kendaraan, dan barcode.

“Juga stiker harus ditempel dari dalam pada kaca depan kendaraan bermotor,” tandas Alman. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved