Breaking News:

Berita Palangkaraya

BI Kalteng Salurkan Beras Produksi Petani Kalimantan Tengah Bantu Korban Banjir

Bantuan korban banjir untuk warga terdampak di Kalimantan Tengah terus mengalir diantaranya dari bank Indonesia Perwakilan Kalteng

Penulis: Fathurahman | Editor: Fathurahman
BI Kalteng Salurkan Beras Produksi Petani Kalimantan Tengah Bantu Korban Banjir
Ist BI Kalteng
Bank Indonesia menyalurkan beras produksi petani lokal kawasan food estate Kapuas dan Pulang Pisau untuk membantu korban banjir di Kalimantan Tengah.

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Banjir yang melanda sejumlah daerah di Kalimantan Tengah  mendapat perhatian Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalimantan Tengah dengan memberi bantuan.

Kondisi banjir akibat luapan sungai yang melanda sejumlah daerah di Provinsi Kalimantan Tengah Kamis (30/9/2021) mulai surut terlihat di beberapa kawasan dibantaran sungai kahayan.

Namun titik rawan banjir di permukiman dataran rendah masih rawan terendam, karena curah hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi.

Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah, melalui program sosial bank indonesia (PSBI) dan bantuan pegawai BI turut berkontribusi membantu korban banjir dengan memberikan sejumlah bantuan.

Baca juga: Dorong Percepatan Realisasi APBD, BI Kalteng Optimistis Ekonomi Kalimantan Tengah Semakin Membaik

Baca juga: Food Estate Kalteng, Andrie Elia Berharap Lulusan Perguruan Tinggi Bisa Menjadi Petani Milenial

Baca juga: Asosiasi KTNA Diharapkan Jadi Wadah Komunikasi Petani Kalteng Promosikan Hasil Pertanian

"Kami memberikan bantuan  perahu, pelampung dan sembako serta bantuan suplemen berupa vitamin dan obat-obatan kepada warga terdampak banjir di Kalteng," ujar Yudo Herlambang Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalteng.

Dia menjelaskan, bantuan yang diberikan disalurkan secara bertahap." Beras yang kami salurkan produksi petani lokal yang ada di kawasan food estate. Ini untuk membantu petani lokal," ujarnya.

Berdasarkan perkiraan cuara dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Tjilik Riwut Palangkaraya Kalimantan Tengah hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi.

Forecaster Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Tjilik Riwut Palangkaraya, Lian Adriani, kepada, Tribunkalteng.com mengatakan, hujan lebat masih berpotensi terjadi sehingga warga yang tinggal di daerah rawan banjir tetap waspada.

Beberapa warga yang tinggal di bantaran Sungai Kahayan Palangkaraya masih merasa was-was rumahnya kembali terendam banjir, karena hujan lebat sering mengguyur wilayah Kalteng.

"Saat ini rumah kami tidak lagi kebanjiran, karena air sudah surut. Tapi,  hujan lebat sering terjadi, kami was-was air sungai kembali meluap," ujar Thamrin, salah satu warga Mendawai Kelurahan Palangka Kecamatan Jekan Raya Palangkaraya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved