Launching Tribun Kalteng

Presiden Joko Widodo Optimis Pengembangan Food Estate di Kalimantan Tengah, Ini Alasannya

Presiden RI Joko Widodo memilih dua wilayah di Kalimantan Tengah yakni Pulang Pisau dan Kapuas untuk pembangunan dan pengembangan Food Estate

Penulis: Sri Mariati | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com
Deputi Bidang Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang, Kementerian Perekonomian Wahyu Utomo, paparan terkait pengembangan Food Estate di Kalteng pada webinar Launching Tribunkalteng.com, Senin (27/9/2021). 

Dalam perjalanannya PSN inipun, mencoba menyakinkan keberhasilan pengembangan Food Estate.

Bappenas bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), telah menyusun Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dalam susunan master plan.

“Artinya dalam hal ini pemerintah mempunyai rencana yang terukur terkait master plan yang sudah di susun oleh Bappenas,” ungkapnya.

Reporter Tribunkalteng.com Yosua melakukan live report dari destinasi wisata Susur Sungai Kereng Bangkirai, Palangkaraya, bersama Pemimpin Redaksi Tribunkalteng.com Musyafik di studio, Senin (27/9/2021).
Reporter Tribunkalteng.com Yosua melakukan live report dari destinasi wisata Susur Sungai Kereng Bangkirai, Palangkaraya yang dipandu oleh Pemimpin Redaksi Tribunkalteng.com Musyafik dari studio, Senin (27/9/2021). (Tribunkalteng.com)

Di 2021 ini, terang Wahyu, pemerintah sudah menyusun masterplan seperti kepemilikan lahan, agar jelas dalam penggunaan lahan.

Inventaris penguasaan pemanfaatan kawasan, sampai tahapan pembiayaan.

Sehingga dengan adanya skema dalam master plan tersebut. Dari skema pembiayaan pun tidak sepenuhnya membebani APBN ataupun APBD.

“Pola-pola kerjasama di dalam master plan sudah terencana dan terarah,” ucap Wahyu.

Menurutnya dari master plan yang disiapkan Bappenas fokus pada dua tahapan.

Baca juga: Link Live Streaming Launching Tribunkalteng.com, Disiarkan Langsung di Tiga Platform Berbeda

Yakni pemberdayaan transmigran atau petani eksisting yang 2020 lalu, luasan 165.000 hektare atau 148.268 hektare dari jumlah areal Food Estate di dua daerah tersebut.

“Area of interest di lokasi titiknya ada lima blok di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas,” katra Wahyu Utomo.

Sedangkan tahap kedua 2022 dengan luasan 62.000 hektare yang tersisa.

rencananya akan dilakukan sistem kerja sama untuk dengan pengelolaan bisa melibatkan BUMN ataupun pelaku usaha dalam maupun luar negeri.  (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved