Breaking News:

PON XX Papua

PON XX Papua Ajang Regenerasi Atlet Balap Motor IMI Kalteng

Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalimantan Tengah, W Safta Wardan mengharapkan dengan ajang PON XX Papua menjadi ajang regenerasi cabor balap motor

Penulis: Muhammad Lamsi | Editor: Sri Mariati
IST/Dok Pribadi
Sekretaris Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalimantan Tengah, W Safta Wardani. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Sekretaris Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalimantan Tengah, W Safta Wardani, mengatakan, PON XX Papua ajang regenerasi atlet Balap Motor.

Billy Chmay sapaan akrabnya menjelaskan, cabor balap motor salah satu cabor yang diunggulkan di PON XX Papua ini, bisa membawa medali.

"Kami dari IMI Kalteng berharap pembalap yang berlaga pada PON XX Papua nanti dapat memperoleh medali," ujarnya, kepada Tribunkalteng.com, Selasa (28/9/2021).

Menurutnya, IMI Kalimantan Tengah juga bertanggung jawab atas regenerasi para pembalap.

Menggantikan para pembalap yang sudah ada di Kalteng ini yang dari segi umur mungkin kurang produktif lagi dan lainnya.

Baca juga: Luhyuliani Atlet Tinju Putri Kalteng Optimistis Sumbang Emas pada PON XX Papua

Baca juga: Belum Resmi Dibuka, Kalteng Sudah Raih 1 Perak PON XX Papua dari Cabang Olah Raga Dayung

Ditambah dengan adanya pandemi Covid-19 regenerasi itu terkendala, tetap tidak menghalangi IMI Kalimantan Tengah dalam mencari bibit baru di Bumi Tambun Bungai ini.

"Dalam masa pandemi seperti ini, kami melakukan latihan step by step dengan pembalap yang sudah ada," ujar Billy.

IMI Kalteng juga berharap, pemerintah melalui Dispora maupun KONI Kalimantan Tengah, mendukung event-event balap guna mencari bibit-bibit pembalap di Kalimantan Tengah.

"Kami berharap dukungan dari pemerintah dalam mencari regenerasi pembalap yang membela Kalimantan Tengah nantinya baik itu pembalap motoprix ataupun motocros," terang Billy.

Baca juga: Tiga Atlet Bulutangkis asal Kapuas Jadi Wakil Kalteng di PON XX Papua

Billy menegaskan, agar pandemi ini segera berlalu dan IMI Kalteng dapat melaksanakan event-event balap baik itu Kejurda (kejuaraan daerah), ataupun kegiatan seperti Open Race.

"Sebab 2021 ini untuk event Kejurnas (kejuaraan nasional) tingkat regional Kalimantan sepertinya tidak bisa berjalan, berharap pandemi ini cepat berlalu saja,” tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved