Breaking News:

Launching TribunKalteng

Presiden Jokowi Minta Food Estate Kalteng Ciptakan Lumbung Pangan, Tapi. . .

Presiden Joko Widodo menginginkan Food Estate di Kalimantan Tengah bisa menciptakan lumbung pangan, namun meminimalisir dampak negatif ke alam

Editor: Rahmadhani
Instagram @tribunkalteng
Webinar yang digelar sebagai bagian dari launching Tribunkalteng.com 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Presiden Joko Widodo menginginkan Food Estate di Kalimantan Tengah (Kalteng) tak sekedar bisa menciptakan lumbung pangan.

Namun Presiden Jokowi ingin agar satu hal jangan sampai diabaikan, yakni pelestarian alam.

Hal tersebut terungkap dalam webinar Nasib Food Estate di Tengah Pandemi Covid-19 yang merupakan bagian dari acara peluncuran secara daring Tribunkalteng.com, Senin (27/9/2021).

Dalam webinar yang dipandu oleh Direktur Pemberitaan Tribun Network, Febby Mahendra Putra bersama Novita Chandra Wijaya tersebut, salah satu narasumber yang berpartisipasi adalah Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto yang diwakili oleh Deputi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang, Kantor Menko Perekonomian RI, Wahyu Utomo.

Dalam pemaparannya, Wahyu mengatakan, Program Food Estate tetap masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) di Tahun 2021.

Baca juga: Mentan Minta Tribun Kalteng.com Turut Membantu  Suksesnya Program Food Estate

Baca juga: Wagub Edy Pratowo Ingin Food Estate Mensejahterakan Masyarakat Kalteng

Program yang memiliki tujuan untuk membentuk lumbung pangan nasional ini lokasinya di Provinsi Kalteng dan Sumut.

Skema pengembangan Food Estate di Kalteng memiliki dua tahapan utama yaitu tahap 1 dan tahap 2 dengan luasan lahan dicanangkan atau land of interest seluas total 770.601 hektare.

"Potensi food estate atau disebut area of interest seluas 770.601 hektare. Ini setelah melalui penafisan dibagi dalam 5 Blok di area Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas," kata Wahyu

Pada tahap 1, yaitu jangka pendek di tahun 2020-2021, pengembangan Food Estate diutamakan dengan mengutamakan pemberdayaan transmigrasi dan petani existing serta investasi small farming di luasan lahannya yaitu 148.268 hektare.

Launching tribunkalteng.com yang berlangsung secara daring Senin (27/9/2021). Tampak dalam gambar Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo yang menjadi salah satu narasumber dalam webinar yang digelar sebagai bagian launching dari tribunkalteng.com
Launching tribunkalteng.com yang berlangsung secara daring Senin (27/9/2021). Tampak dalam gambar Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo yang menjadi salah satu narasumber dalam webinar yang digelar sebagai bagian launching dari tribunkalteng.com (Tribun Kalteng/Aya Sugianto)

Wahyu tak menampik, bahwa di Tahun 2020 dan 2021 Program Food Estate turut terpengaruh kemampuan fiskal yang terdampak Pandemi Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved