Berita Kalsel

Sudah Sempat Dilalui Moge, Presiden Jokowi Akhirnya Instruksikan Jembatan Sungai Alalak Dibuka

Jembatan Sungai Alalak adalah salah satu akses dari Kalimantan Selatan menuju Kalimantan Tengah (Kalteng). Presiden Jokowi minta segera dibuka

Editor: Rahmadhani
banjarmasinpost.co.id/muhammad rahmadi
Jembatan Alalak yang menghubungkan Kota Banjarmasin dan Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan 

TRIBUNKALTENG.COM - Setelah sempat viral karena dilewati rombongan motor besar meski belum diresmikan dan dibuka untuk umum, Presiden Joko Widodo akhirnya memberikan instruksi agar Jembatan Alalak di Kalimantan Selatan dibuka untuk masyarakat umum.

Jembatan Sungai Alalak belum lama ini viral karena rombongan motor besar melaluinya meski sebenarnya belum dibuka untuk umum.

Setelah lebih dulu dilalui oleh rombongan moge meski belum diresmikan, Presiden Joko Widodo akhirnya meminga Jembatan Sungai Alalak dibuka untuk umum.

Jembatan Sungai Alalak adalah salah satu akses dari Provinsi Kalimantan Selatan menuju Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Jembatan Sungai Alalak menghubungkan Ibu Kota Kalsel Kota Banjarmasin dengan Kabupaten Barito Kuala (Batola) yang kemudian menuju Kalteng.

Jembatan Sungai Alalak telah selesai seluruh proses pembangunannya pada Jumat, 24 September 2021.

Jembatan ini dibangun untuk menggantikan Jembatan Kayu Tangi 1 yang telah berusia sekitar 30 tahun.

Selama ini, masyarakat yang ingin melintas dari Kota Banjarmasin ke Batola dan sebaliknya harus melewati Jembatan Kayu Tangi 2 yang kerap menyebabkan kemacetan.

Belum lagi, salah satu jalur alternatif lainnya Jalan Lingkar Utara kondisinya rusak parah pasca diterjang banjir.

Mengetahui pentingnya pembukaan jembatan ini untuk masyarakat, Presiden Jokowi meminta agar jembatan ini segera dibuka.

“Benar, Bapak Presiden meminta agar Jembatan Alalak ini segera dibuka. Kami saat ini sedang berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” ucap Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono pada Minggu (26/9/2021).Heru mengatakan bahwa pembukaan jembatan tersebut dapat dilakukan dengan ujicoba operasional secara terbatas hingga pelaksanaan peresmian.

“Jenis kendaraan yang diizinkan hanya untuk roda dua dan mobil penumpang,” ucap Heru.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menyatakan kesiapan pihaknya untuk melaksanakan arahan Presiden.

“Kami telah melakukan pengecekan akhir kondisi jembatan tersebut dan siap dibuka sesuai arahan Presiden,” ucap Basuki di Jakarta (Minggu,26/9).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved