Breaking News:

Mimpi Indah Food Estate

Food Estate di Kalteng, 600 Hektare Lahan Belum Ditanami Padi karena Terkendala Kondisi Alam

Sebelas bulan sudah pelaksanaan program Food Estate di Kalimantan Tengah, masih ada 600 haktare lahan yang belum ditanami padi

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Dwi Sudarlan
Dinas PUPR Kalteng
Pembangunan infrastruktur terus dibangun dengan dana Rp 600 miliar untuk mendukung program Food Estate di Kapuas dan Pulang Pisau, Kalteng 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Sebelas bulan sudah pelaksanaan program Food Estate di Kalimantan Tengah (Kalteng).

Realisasi luas tanam padi dengan target awal 30.000 hektare hampir sepenuhnya selesai. 

Hanya tersisa kurang empat persen atau sekitar 600 hektare lahan yang belum ditanami padi, yakni di Desa Bentuk Jaya A5, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Kalteng.

Fokus pemerintah kini menyelesaikan target awal luas tanam yang tersisa lebih kurang 600 hektare di Kabupaten Kapuas.

Sementara di Kabupaten Pulang Pisau sudah 100 persen.

Baca juga: Food Estate di Kalteng, Pelabuhan Batanjung Belum Berfungsi, Jalur Distribusi Tidak Maksimal

Baca juga: Food Estate di Kalteng, Luasan Tanam Sudah 29.000 Hektare, Lebih Utamakan Petani Lokal

Baca juga: Food Estate di Kalteng, Antara Mimpi Indah Lumbung Pangan dan Kegagalan Proyek PLG Era Orde Baru

Informasi yang dihimpun TribunKalteng.com, belum terselesaikannya penanaman padi di wilayah Kapuas lantaran kondisi alam.

Lahan sempat terendam air sehingga terkendala saat mau menanam.

"Ya, sisa belum tanam lebih kurang 600 hektare di Desa Bentuk Jaya A5, Kecamatan Dadahup," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Aswan, Kamis (18/9/2021).

Dia mengungkapkan kondisi lahan sisa yang belum tertanami padi itu memang ekstrem.

Hampir 15 tahun lahannya tidak dikelola. Area rawa yang labil, sehingga olah lahan harus dilakukan berulang kali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved