Breaking News:

Banjir Palangkaraya

Banjir Flamboyan Bawah Palangkaraya Masih Tinggi, Warga Berharap Bantuan Bahan Makanan

Banjir yang merendam dipermukiman bantaran Sungai Kahayan Palangkaraya hingga, Rabu (22/9/2021) masih tinggi. Warga keluhkan minim bahan makanan.

Penulis: Yonathan | Editor: Fathurahman
Yonathan Alberto
Warga Flamboyan bawah Palangkaraya, Kalimantan Tengah kesulitan beraktifitas di luar rumah saat banjir masih merendam akses jalan dipermukiman bantaran Sungai Kahayan, Rabu (22/9/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM,PALANGKARAYA – Ketinggian air di lokasi Banjir Flamboyan bawah Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut Palangkaraya Kalimantan Tengah, masih tinggi.

Pantauan wartawan TribunKalteng.com Rabu (22/9/2021), debit air di RT 02 RW VIII Kelurahan Langkai, Pahandut masih merendam halaman rumah warga setempat.

Ketinggian air di luar rumah hingga mencapai sepuluh sentimeter.

Bagian dalam rumah warga ketinggian air mencapai selutut orang dewasa.

Saat air pasang Warga setempat memarkir kendaraan diarea tidak terdampak banjir.

Baca juga: Banjir di Palangkaraya, Sungai Kahayan Meluap Rendam Rumah Warga Jalan Pantai Cemara Labat

Baca juga: Sungai Kahayan Meluap, Jalur Palangkaraya-Buntok Ditutup, Banyak Mobil & Truk Terjebak Banjir

Baca juga: Curah Hujan Tinggi Warga Palangkaraya Was-was Sungai Kahayan Meluap

Sedangkan, anak-anak masih terlihat bermain air dilokasi banjir.

Ibu-ibu tampak beraktifitas menjemur baju dipekarangan rumah yang pekarangan rumahnya terendam air akibat luapan Sungai Kahayan.

Wartawan TribunKalteng.com diperkenankan seorang warga bernama Sabrin (55) masuk kedalam rumahnya untuk memantau ketinggian air.

Ketinggian air mencapai selutut orang dewasa.

Sabrin mengatakan, kedalaman air di dalam rumahnya mencapai kurang lebih satu meter sehingga memaksanya mengungsi.

"Saya dan keluarga sementara mengungsi kerumah keluarga yang tidak terdampak banjir," ujarnya.

Dia berharap, Pemerintah membantu bahan makanan karena selama banjir dia tidak bisa mencari nafkah.

"Kondisi keuangan menipis selama banjir, kami khawatir jika terus begini kehabisan makanan," ungkapnya.(*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved