Breaking News:

Banjir Palangkaraya

348 Kepala Keluarga Warga Flamboyan Bawah Palangkaraya Terdampak Banjir

Banjir di Kawasan Flamboyan Bawah, Kota Palangkaraya mengakibatkan warga terpaksa mengungsi ke posko pengungsian sementara di SDN 1 Langkai.

Penulis: Yonathan | Editor: Sri Mariati
Yonathan/Tribunkalteng.com
Dua orang anak asyik ngobrol dan bermain saat berada di posko pengungsian di gedung SDN Langkai 1, Palangkaraya, Rabu (22/9/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Banjir yang merendam kawasan Flamboyan Bawah Jalan A Yani, Kota Palangkaraya, mengakibatkan 348 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir dan sebagainnya terpaksa mengungsi.

"Untuk jumlah pengungsi terdampak banjir di kawasan Flamboyan Bawah ini ada 348 KK atau 1.029 jiwa," ujar Kepala Seksi Eksos Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Sriwati, saat diwawancarai Tribunkalteng.com, Rabu (22/9/2021).

Sriwanti mengungkapkan, Pemerintah Kota Palangkaraya berinisiatif menggunakan gedung SDN Langkai 1 sebagai posko pengungsian sementara.

"Kami sudah disediakan 10 velbed, ambal bagi pengungsi yang datang.  Malam pertama banjir ada sekitar 15 orang dan pada malam kedua banjir ada sekitar 30 orang pengungsi,” terangnya.

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Kapolda Kalteng Langsung Turun Beri Bantuan ke Warga Mendawai

Baca juga: Banjir di Palangkaraya, Sungai Kahayan Meluap Rendam Rumah Warga Jalan Pantai Cemara Labat

Dikatakan Sriwanti, pengungsi sudah ada yang mengalami sakit, diantaranya mengeluh sakit kaki karena sering terendam air.

Bahkan dua anak bernama Riko Dan Riki yang lumpuh dan Norasiah (76) warga Flamboyan Bawah, dirujuk ke Rumah Sakit Kalampangan milik Pemerintah Kota Palangkaraya saat banjir pertama terjadi.

'Namun ada juga yang  warga enggan untuk mengungsi tetap berada di rumah, alasannya karena takut barang mereka hilang jika ditinggal," beber mantan staf Humas dan Protokol Setda Pemerintah Kota Palangkaraya ini.

Menurutnya, Pemerintah Kota Palangkaraya terus mendukung Kelurahan Langkai penanganan korban banjir.

Baca juga: Banjir di Palangkaraya, Dinkes Palangkaraya Bangun Posko Kesehatan Tangani Keluhan Gatal dan Diare

Bantuan awal sudah diberikan berupa makanan jadi sebanyak 100 bungkus di hari Senin dan Selasa  lalu.

Adapula dari sejumlah organisasi lembaga swadaya masyarakat turun ke jalan-jalan meminta sumbangan dari pengguna jalan atau pengendara.

Sebagai empati bagi warga yang terdampak banjir di kawasan langganan banjir setiap tahunnya tersebut.

"Sumbangan juga diberikan masyarakat melintas di depan posko ataupun titik-titik tempat meminta sumbangan di jalan," pungkas Sriwanti. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved