Breaking News:

Berita Kalsel

Sebelum Tangkap Kepala Dinas PU HSU Kalsel, Tim KPK Minta Restu ke 'Raja OTT' Harun Al Rasyid

Terungkap, sebelum melakukan OTT (Operasi Tangkap Tangan) di HSU Kalimantan Selatan, tim KPK meminta restu kepada "Raja OTT" Harun Al Rasyid

Editor: Dwi Sudarlan
Banjarmasin Post/Reni Kurniawati
Ruang kerja Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Kalimantan Selatan disegel KPK, Kamis (15/9/2021). 

Hal itu dikarenakan status nonaktif akibat dinyatakan tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK).

"Saya tidak mengerti kenapa tak dimasukkan, padahal hasil rekomendasi Dewan Pengawas KPK, pegawai yang dinokatifkan berdasarkan SK (Surat Keputusan) 652 diminta untuk bisa terus bekerja dan berkarya," kata Harun Al Rasyid.

Harun merupakan seorang dari 56 pegawai KPK yang diberhentikan secara hormat pada 30 September 2021.

Hal itu sebagaimana tertuang dalam SK yang telah diteken pimpinan KPK. 

Terkait OTT di Kabupaten HSU, KPK mengamankan sejumlah orang.

Sebelum kasus ini, Tim Satgas Harun Al Rasyid menangani kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Kala itu, tim menangkap Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya yang merupakan Anggota DPR Fraksi NasDem Hasan Aminuddin. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Giat KPK di Kalimantan Selatan Kerjaan Tim 'Raja OTT', Kasatgas Penyelidik yang Diberhentikan

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved