Breaking News:

Berita Kalsel

Sebelum Tangkap Kepala Dinas PU HSU Kalsel, Tim KPK Minta Restu ke 'Raja OTT' Harun Al Rasyid

Terungkap, sebelum melakukan OTT (Operasi Tangkap Tangan) di HSU Kalimantan Selatan, tim KPK meminta restu kepada "Raja OTT" Harun Al Rasyid

Editor: Dwi Sudarlan
Banjarmasin Post/Reni Kurniawati
Ruang kerja Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Kalimantan Selatan disegel KPK, Kamis (15/9/2021). 

Harun Al Rasyid mendapat julukan 'Raja OTT' dari Ketua KPK Firli Bahuri yang saat itu menjabat Deputi Penindakan pada 2018.

Dikarenakan pada tahun tersebut KPK sering melakukan OTT.

"Alhamdulillah anak-anak bisa menterjemahkan dan mentransformasikan apa yang sudah diwariskan oleh saya," Harun Al Rasyid dikutip dari Tribunnews.

Harun mengatakan saat awal kasus di Kalsel masuk penyelidikan, dirinya menegaskan perkara itu mudah 'dibungkus'.

Ia pun meminta timnya untuk lebih intensif mengontak informan.

"Cara bekerja senyap dengan infiltrasi yang kedap dan menusuk, ditopang dengan informan yang handal sudah melekat di Satgas ini," kata Harun Al Rasyid.

Ketika tim di bawah asuhannya mulai bergerak ke lapangan, lanjut Harun, mereka juga meminta restu kepadanya.

Dengan tangan terbuka, Harun mendoakan rekan-rekannya lancar melaksanakan tugas.

"Hari Senin (13/9/2021) mereka berangkat, hari Rabu (15/9/2021) terakhir saya sempat cek mereka di lapangan," tutur Harun Al Rasyid.

Kepala Satgas Penyelidikan Nonaktif KPK Harun Al Rasyid yang dijuluki Raja OTT
Kepala Satgas Penyelidikan Nonaktif KPK Harun Al Rasyid yang dijuluki Raja OTT (Tribunnews)

Harun menjelaskan namanya tidak lagi dicantumkan dalam Surat Perintah Penyelidikan (Sprinlidik).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved