Breaking News:

Berita Kotim

Kisruh Koperasi PHL, Dinas Koperasi dan UKM Kotim Tegaskan Hanya Akui Kepengurusan Arnolus Nomnafa

Kisruh kepengurusan Koperasi PHL Desa Jatiwaringin, Kecamatan Tualan Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur Kalteng direspons Dinas Koperasi dan UKM Kotim.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/Fathurahman
Sekretaris Koperasi Produksi Hidup Lestari (PHL) , Elis (kiri) dan Ketua Arnolus Nomnafa. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Kisruh kepengurusan Koperasi Produksi Hidup Lestari (PHL) Desa Jatiwaringin, Kecamatan Tualan Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur Kalteng direspons Dinas Koperasi dan UKM Kotim.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kotim, Suparman, tegaskan hanya mengakui kepengurusan Koperasi PHL yang dipimpin Arnolus Nomnafa sesuai akte notaris yang terdaftar di Kemenkum dan HAM.

Ia menjelaskan, tentang fakta-fakta dan akta serta dokumen legal kepengurusan Koperasi Produksi Hidup Lestari Desa Jatiwaringin di Bumi Habaring Hurung tersebut.

Suparman, mengungkapkan, pihaknya tidak pernah memerintahkan, melaksanakan rapat Anggota Luar Biasa (RALB), apalagi untuk melakukan pemilihan pengurus baru koperasi tersebut.

Baca juga: Polwan Kasatlantas Polres Katingan Ini Terobos Banjir di Kasongan Atur Lalu Lintas Kendaraan

Baca juga: Banjir di Kalteng Meluas, Sungai Kahayan di Palangkaraya Mulai Meluap, Warga Masih Bertahan di Rumah

Baca juga: Harta Kepala SMKN 5 Tangerang Capai Rp 1,6 Triliun, Masuk 10 Pejabat Terkaya, Ngaku Warisan Mertua

Suparman, menegaskan, pihaknya hingga saat ini hanya mengakui, kepengurusan koperasi yang dipimpin oleh Arnolus Nomnafa, sesuai dengan yang dikeluarkan akte notaris Nora Apriliane.

Akte tersebut sudah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM RI, Kementerian Koperasi dan UKM-RI, melalui sistem administrasi hukum dan umum (AHU).

Menanggapi surat resmi Dinas Koperasi dan UKM Nomor 518/336/DK-UMKM/2/IX/2021 tentang penjelasan Koperasi Produksi Hidup Lestari tersebut, Sekretaris Koperasi PHL, Elis, mengatakan pihaknya bersyukur sudah ada ketegasan dari pemerintah.

Perkembangan ini berdampak positif menenangkan anggota koperasi PHL yang sah.

Dia mengakui, masyarakat Desa Jatiwaringin sempat resah dengan beredarnya undangan RALB yang mengganti kepengurusan yang sah tersebut.

Apalagi tidak ada satupun anggota dan pengurus koperasi yang sah ikut RALB tersebut.

"Anggota dan pengurus koperasi kami saat ini, lebih tenang dengan adanya surat resmi penjelasan dari Kepala Koperasi dan UKM Kotim tersebut," ujarnya.

Dia mengatakan, saat ini, anggota dan pengurus koperasi serta masyarakat Desa Jatiwaringi tetap menjalankan usaha berkebun kelapa sawit dengan bekerja sama plasma dengan perusahaan besar swasta setempat. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved