Breaking News:

Banjir Kalteng

Dinas PUPR Kalteng Siapkan Alat Berat dan Bangun Posko di Titik Jalan Kalteng Terendam Banjir

Dinas PUPR Kalteng dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian PUPR bangun posko waspada banjir di Jalan Trans Kalimantan Kalteng.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
Dinas PUPR Provinsi Kalteng
Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran saat pantau Jalan Bukit Rawi Kabupaten Pulang Pisau Trans Kalimantan Poros Tengah yang banjir. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Dinas PUPR Kalteng bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian PUPR bangun posko waspada banjir di titik Jalan Trans Kalimantan Kalteng yang banjir.

Informasi terhimpun menyebutkan, sejumlah jalan Trans Kalimantan yang banjir yakni Jalan Kerengpangi, arah Palangkaraya - Sampit.

Kemudian banjir juga menggenangi titik Jalan Pangkalan Bun -Kotawaringin Lama (Kolam) Kotawaringin Barat dan Jalan Bukit Rawi Pulang Pisau arah Palangkaraya - Buntok Kabupaten Barito Selatan.

Ketinggian air yang merendam jalur jalan trans kalimantan tersebut selutut orang dewasa hingga mencapai satu meter.

Baca juga: Banjir di Kotim Kalteng, Tim SAR Polairud Evakuasi Warga Kuayan, Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan

Baca juga: Jalur Sampit-Kasongan Terancam Putus, Gorong-gorong Jembatan Km15 Kerengpangi Katingan Ambruk

Baca juga: Jembatan Layang Bukit Rawi Kalteng Mulai Beroperasi Pada 2022, Kendaraan Banyak Terjebak Banjir

Kendaraan pun sulit melintas, bahkan lalu lintas macet karena ketinggian banjir dan banyaknya jalan rusak tergerus arus luapan air sungai.

Kepala Dinas PUPR Kalteng, Salahuddin, saat ditanya, Selasa (7/9/2021) membenarkan ada sejumlah jalan Trans Kalimantan yang terendam air akibat sungai meluap.

"Ya, ada beberapa jalan yang kami pantau terendam, salah satunya di arah Palangkaraya ke Sampit atau di Desa Kerengpangi, Kabupaten Katingan," ujarnya.

Dikatakan dia, jalan tersebut saat ini tidak bisa dilalui, karena airnya cukup tinggi, sehingga kendaraan tidak bisa lewat.

"Tapi kami sudah meminta pihak balai agar membangun posko dan menyiapkan alat berat jika ada kendaraan yang terjebak di lokasi banjir. Ini sudah kami siapkan di Jalan Bukit Rawi dan Jalan Kerengpangi," ujarnya.

Bukan hanya jalan Trans Kalimantan yang terendam banjir akibat sungai meluap, tetapi juga jalan kabupaten dan desa juga banyak yang terendam air.

" Kami berusaha untuk membangun posko dan menyediakan alat berat untuk membantu warga atau pengendara yang ingin lewat kendaraanya terjebak banjir," ujarnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved