Breaking News:

Berita Kalteng

Jalan di Kalteng Banyak Rusak, Gubernur Minta Bupati dan Wali Kota Tertibkan Angkutan Over Kapasitas

Gubernur Kalteng minta para bupati dan wali kota di Kalteng tertibkan angkutan over kapasitas yang diduga penyebab utama banyaknya kerusakan jalan.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/Fathurahman
Jalan Lingkar Selatan Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Kalteng yang rusak berlubang. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Jalan jalur Palangkaraya-Gunung Mas, Jalan Lingkar Selatan Sampit dan sejumlah jalan lainnya menghubungkan Gunung Mas dengan kabupaten lainnya alami kerusakan cukup parah.

Selama musim penghujan ini banyak jalan berlubang yang berubah jadi lumpur, karena aspal terkelupas sehingga sangat mengganggu pengendara untuk lewat.

"Bahkan ada jalan yang terendam banjir sehingga mengancam keselamatan pengendara yang melintas," ujar Abdul Haris salah satu sopir travel jurusan Palangkaraya -Gunung Mas, Minggu (5/9/2021).

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran mengatakan, salah satu penyebab utama rusaknya sejumlah ruas jalan penghubung di wilayah provinsi dikarenakan banyaknya angkutan over kapasitas melebihi beban delapan ton.

Gubernur Kalteng meminta para bupati dan wali kota bertindak lebih tegas dalam menertibkan angkutan yang over kapasitas melebihi batas beban kemampuan jalan.

Baca juga: Gembira Bupati Ditahan KPK, Warga 7 Hari Syukuran, Aksi Gundul dan Pasang Spanduk

Baca juga: Orang Tua Tega Lukai Mata Anak Kandung untuk Ritual Pesugihan, Kakek Nenek Pegangi Tubuh Korban

Baca juga: Banyak Pasien Meninggal karena Covid-19, Simak Tata Cara Sholat Jenazah Laki-laki dan Perempuan

"Maraknya armada angkutan barang melebihi kapasitas kemampuan jalan diduga menjadi penyebab utama kerusakan sejumlah ruas jalan di Kalteng. Ini harus dilakukan pengawasan lebih ketat lagi," tegas Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran.

Diperlukan langkah tegas para bupati atau wali kota selaku Kepala Daerah di wilayah masing-masing didukung aparat kepolisian sesuai kewenangannya dalam melakukan penertiban angkutan barang yang melebihi kapasitas.

"Harus ada komitmen semua pihak untuk mencegah kerusakan jalan. Infrastruktur ini juga merupakan aset yang harus kita jaga dan pelihara bersama," ujarnya.

(tribunkalteng.com/Faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved