Breaking News:

Mayjen TNI Budiman Pastikan Tes Keperawanan Tidak Dipakai Lagi di Uji Badan Personel TNI AD

Tes keperawanan uji badan personel TNI AD dihapus, Kapuskesad Mayjen TNI Budiman menegaskan sudah resmi tidak ada pemeriksaan selaput dara

Editor: Dwi Sudarlan
Tangkapan layar via tribunnews
Kapuskesad Mayjen TNI Budiman menegaskan secara resmi tidak ada lagi tes keperawanan dalam uji badan personel TNI AD 

TRIBUNKALTENG.COM - Polemik tes keperawanan dalam uji badan personel TNI AD berakhir, Kapuskesad Mayjen TNI Budiman menegaskan sudah resmi tidak ada lagi pemeriksaan selaput dara atau hymen.

Dalam konferensi pers virtual tentang penghapusan tes keperawanan Rabu (1/9/2021), Kepala Pusat Kesehatan TNI Angkatan Darat (Kapuskesad) Mayjen TNI Budiman menegaskan bahwa selaput dara atau hymen kini tidak lagi menjadi jadi tujuan pemeriksaan uji badan personel TNI AD.

Dengan keputusan itu maka tes keperawanan yang kerap kali menjadi polemik, tidak boleh lagi dilakukan.

Kini, pemeriksaan kesehatan uji badan personel TNI AD harus relevan dengan kemampuan melaksanakan pendidikan dan lathan, tidak ada lagi tes keperawanan. 

Baca juga: Tayangkan Reality Show Tes Keperawanan, Acara TV Ini Bikin Marah, Menteri Kirim Surat Protes

Baca juga: Panglima TNI Marah 2 Prajurit TNI AU Lakukan Aksi Kekerasan ke Warga Papua: Copot Danlanud Merauke!

Baca juga: Bursa Calon Panglima TNI, Siapa Lebih Kuat Jenderal Andika Perkasa atau Laksamana Yudo Margono?

Mayjen TNI Budiman mengatakan sebagai salah satu Kepala Badan Pelaksana Pusat TNI AD, dirinya menjadi Ketua Pokja untuk menindaklanjuti revisi kebijakan petunjuk teknis (juknis) tentang pemeriksaan kesehatan uji badan TNI AD Nomor Keputusan: 509/V/2019. 

Dalam revisi tersebut pemeriksaan kesehatan uji badan personel TNI AD harus relevan dengan kemampuan dalam melaksanakan pendidikan dan latihan baik pada pendidikan awal maupun pendidikan lanjutan, maupun kemampuan prajurit dalam melaksanakan tugas sebagai prajurit TNI AD baik wanita atau pria.

Penyempurnaan juknis tersebut,  sudah dituangkan dalam penyempurnaan juknis pemeriksaan kesehatan uji badan TNI AD Nomor B/1372/VI/2021 tanggal 14 Juni 2021. 

"Ini referensi yang terbaru jadi sesuai  dinamika perubahan zaman yang terjadi, hymen atau selaput dara tidak lagi jadi tujuan pemeriksaan uji badan personel TNI AD," kata Mayjen TNI Budiman.

Penyempurnaan materi uji tersebut, kata dia, sebenarnya tidak hanya terhadap pemeriksaan organ genitalia wanita saja melainkan juga dilakukan perubahan-perubahan pada unsur pemeriksaan di antaranya pada umum keseluruhan, anggota gerak atas, anggota gerak bawah, pendengaran, penglihatan, gigi dan jiwa. 

"Jadi perubahan tersebut kebetulan memang yang sedang mencuat adalah tentang pemeriksaan hymen. Contoh yang beliau (Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa) sampaikan adalah relevansi itu tidak hanya hymen, gigi misalkan bahwa tentara tidak berperang dengan gigi. Maka tentang standar-standar pemeriksaan ada mulai revisi-revisi dan juga hal-hal yang lain," kata Mayjen TNI Budiman.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved