Breaking News:

Narkoba Kalteng

Polda Kalteng Gagalkan Peredaran 8 Ons Sabu di Palangkaraya, Dua Tersangka Pengedar Diamankan

Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalteng gagalkan peredaran narkoba sebanyak 8 ons sabu dan membekuk dua tersangka pengedar narkoba di Palangkaraya.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalteng gagalkan peredaran narkoba sebanyak 8 ons sabu dan membekuk dua tersangka pengedar narkoba di Palangkaraya. 

Sebanyak 8 ons sabu tersebut rencananya akan diedarkan di Kota Palangkaraya, Kalteng.

Kedua tersangka pengedar sabu diamankan yakni, J alias Jepry (26) warga Jalan C Bangas Kelurahan Menteng Kecamatan Jekanraya Palangkaraya dan WK alias Wijaya (36) warga Veteran Gang 4 Kota Banjarmasin, Kalsel.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalteng, Kombes Pol Nono Wardoyo bersama Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol K Eko Saputro mengungkapkan, pihaknya sebelumnya dapat informasi adanya transaksi besar Narkoba di Palangkaraya.

Baca juga: Basarnas Palangkaraya Tutup Operasi Pencarian Korban Tenggelam KM Ayu 3 di Perairan Kumai Kalteng

Baca juga: Doa Agar Tidak Panik Saat Hadapi Masalah Sulit, Simak Alasan Harus Berdoa dan Tanda Doa Dikabulkan

Baca juga: Banjir di Katingan, Luapan Air Sungai Rendam 1.000 Rumah, Warga Sulit Keluar Rumah

"TKP pertama di pinggir Jalan Temanggung Tilung , tepat di depan Bengkel Motor Rifky Palangkaraya. Kami mengamankan Je (26) serta menyita sebanyak tiga paket sabu dengan berat kotor 49,90 gram dari tersangka," beber Direktur Reserse Narkoba Polda Kalteng, Kombes Pol Nono Wardoyo.

"Kemudian, kami menggali informasi memungkinkan terlibatnya pengedar lain dalam kasus tersebut, ternyata, benar," tukasnya.

Nono, mengungkapkan, pada TKP berikutnya di Jalan Menteng tepatnya di barak warna kuning pintu 5 petugas mengamankan sabu dengan jumlah yang fantastis.

"Pada TKP kedua ini, kami berhasil menyita delapan paket sabu dengan berat kotor 772 gram dari tangan pelaku berinisial Wi (36) warga asal Banjarmasin Kalsel," ujarnya.

Pengungkapan kasus kedua, pelaku Narkoba ini berasal dari Banjarmasin, Kalsel untuk diedarkan di Kota Palangkaraya.

"Pelaku Wi dan Je adalah pemain baru. Mereka mendapatkan barang haram tersebut dari S yang berada di Kaltim. Untuk pemasok S sudah ditangkap, BNN Kalsel dengan barang bukti sabu mencapai 1 kg lebih,"bebernya.

Kedua tersangka dijerat ancaman hukuman mati sesuai dengan Pasal 114 ayat (2) sub pasal 112 ayat (2) Undang - Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Ancamannya hukuman mati, minimal 6 tahun penjara dan denda maksimal Rp 10 Miliar rupiah," ucap Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol K Eko Saputro. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved