Breaking News:

Berita Kapuas

Fakta-fakta Prostitusi Online di Kapuas, Ayah Kandung Penjual Anak Mengaku Lulusan S2 di Kairo

Fakta-fakta prostitusi online di Kapuas, ayah kandung penjual anak mengaku lulusan S2 di Kairo

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Dwi Sudarlan
Tribun Kalteng/Fadli SR
Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti menggelar rilis pengungkapan kasus prostitusi online di Mapolres Kapuas, Kalteng, Kamis (19/8/2021). Salah seorang tersangka adalah ayah kandung korban, dia mengaku lulusan S2 di Kairo, Mesir. 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Fakta-fakta prostitusi online di Kapuas, ayah kandung penjual anak mengaku lulusan S2 di Kairo.

Polres Kapuas Kalimantan Tengah membongkar aksi prostitusi online dengan korban perempuan di bawah umur, masih berusia 14 tahun.

Tragisnya lagi, salah seorang tersangka dalam kasus prostitusi online di Kapuas ini adalah ayah kandung korban.

Berikut fakta-fakta kasus prostitusi online yang dibongkar Polres Kapuas.

Baca juga: Prostitusi Online di Kapuas, Ayah Kandung Jual Anak 14 tahun, Tarif Rp 600.000 Jatah anak Rp 75.000

Baca juga: Koordinasi Program Satu Data untuk Indonesia, BPS Kapuas Silaturahmi ke Diskominfo

Baca juga: Dzikir dan Doa Bersama Mohon Pertolongan Allah SWT Digelar MUI Kapuas di Masjid Agung Al-Mukarram

1. Tersangka lulusan S2 di Kairo

Salah seorang tersangka adalah AR (61), warga Selat Kapuas. Dia adalah ayah kandung korban yang masih berusia 14 tahun. 

AR menjual anak perempuannya itu ke seorang mucikari berinisial RD (33) yang juga menjadi tersangka.

Mengejutkan, menurut Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti, AR pernah kuliah di luar negeri.

Dia adalah lulusan S2 dari salah satu perguruan tinggi di Kairo, Mesir.

"Pelaku ini pernah mengenyam pendidikan di luar negeri, di Kairo, bahkan sampai S2," ungkap Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved