Breaking News:

Liga 2 Indonesia

Tunggak Gaji Pemain Rp 2,3 M, Begini Penjelasan Persis Solo, Klub Liga 2 Milik Kaesang Pangarep

Persis Solo milik Kaesang Pengarep menunggak gaji pemain Rp 2,3 miliar, apa yang terjadi? Begini penjelasan Laskar Sambernyawa

Editor: Dwi Sudarlan
instagram@zamroni077
Eky Taufik (kiri) sang kapten berfoto bersama manajemen Persis Solo. Klub Liga 2 milik Kaesang Pangarep saat ini digoyang kabar tunggakan gaji permain. 

TRIBUNKALTENG.COM -  Persis Solo milik Kaesang Pengarep menunggak gaji pemain Rp 2,3 miliar, apa yang terjadi? Begini penjelasan klub Liga 2 tersebut.

Jelang bergulirnya Liga 1 Indonesia pada 27 Agustus 2021 mendatang, Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) mengungkapkan adanya satu klub Liga 1 Indonesia dan 7 klub Liga 2 yang masih memiliki tunggakan gaji pemain.

Mengejutkan lagi, salah satu klub itu adalah klub Liga 2 Indonesia Persis Solo yang diakuisisi anak bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep dan Menteri BUMN Ericfk Thohir.

Sejak diakuisisi oleh Kaesang Pangarep, perombakan total dilakukan. Rekrutmen pemain berkelas hingga kini masih berlangsung di klub yang berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut.

Baca juga: 7 Klub Liga 2 Indonesia Belum Bayar Tunggakan Gaji Pemain, Termasuk Kalteng Putra dan Persis Solo

Baca juga: Profil Pemain Semen Padang FC Genta Alparedo, Satu-satunya Pemain Liga 2 di Timnas Shin Tae-yong

Baca juga: Profil Pemain Liga 2, Okto Maniani dari Terbaik SEA Games 2011 hingga Diskorsing 6 Bulan

Target promosi ke Liga 1 dikumandangkan, yang tentunya untuk mewujudkan itu harus didukung dengan sumber daya manusia, manajemen dan dana yang tidak sedikit.

Namun, faktanya APPI menyatakan Klub Liga 2 Indonesia Persis Solo belum menyelesaikan tunggakan gaji pemain

Tungakan gaji pemain musim 2020-2021 itu sebanyak Rp 2.332.900.000 untuk 7 pemain.

Total nilai tersebut belum menyangkut 11 sisa pemain yang belum bisa mengajukan gugatan karena tidak memiliki salinan kontrak.

Tunggakan gaji pemain itu terjadi saat Persis Solo masih dipegang Vijaya Fitriyasa.

Artinya, itu terjadi sebelum Laskar Sambernyawa diakuisisi oleh Erick Thohir, Kaesang Pangarep, dan Kevin Nugroho pada 20 Maret 2021.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved