Breaking News:

Berita Palangkaraya

Covid-19 di Kalteng, Sehari 10 Jenazah Covid-19 Dikubur, Lahan Pemakaman Palangkaraya Dinilai Cukup

Dalam dua bulan terakhir angka kematian pasien Covid-19 di Kalimantan Tengah cukup tinggi, rata-rata mencapai 10 orang bahkan bisa lebih seharinya.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/Fathurahman
Jenazah pasien covid-19 saat di kamar jenazah sebelum dikuburkan di Pemakaman jalan Tjilik Riwut km 12 Palangkaraya. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Dalam dua bulan terakhir angka kematian pasien Covid-19 di Kalimantan Tengah (Kalteng) cukup tinggi, rata-rata mencapai 10 orang bahkan bisa lebih dalam seharinya.

Kota Palangkaraya merupakan daerah paling tinggi angka kematian pasien Covid-19 dibandingkan kabupaten lainnya di Kalimantan Tengah.

Demikian juga angka penyebaran Covid-19 sejak dua bulan ini rata-rata kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebagaimana dilansir media center Covid-19 Kalteng mencapai 300 orang.

Bahkan pernah tembus mencapai angka 900 lebih termasuk perbaikan data atau data susulan.

Baca juga: Penumpang Pesawat Positif Covid-19 Gunakan Suket PCR Palsu Diamankan Petugas Bandara Tjilik Riwut

Baca juga: Awasi Tambang dan Reklamasi, Dinas ESDM Kalteng Gunakan Aplikasi Sigei Awas Perek

Baca juga: Perekonomian Kalteng Triwulan II 2021 Tumbuh 5,56 Persen, Disumbang Produksi Sawit dan Batu Bara

Tingginya angka kematian pasien Covid-19 tersebut tentunya juga harus dipersiapkan tempat pamakamannya, terutama ketersediaan lahan untuk pemakamannya.

Sebab  warga yang meninggal dunia karena Covid-19 jauh lebih tinggi daripada jumlah warga yang meninggal saat sebelum pandemi.

Sekda Kota Palangkaraya Hera Nugrahayu, menyatakan ketersediaan lahan pemakaman di Kota Palangkaraya masih mencukupi.

Terutama area pemakaman di Jalan Tjilik Riwut Km12 arah Palangkaraya-Kasongan Kabupaten Katingan.

Dia mengungkapkan, lokasi pemakaman atau Tempat Pemakamam Umum (TPU) Jalan Tjilik Riwut Km12 memiliki luas lahan mencapai 100 hektare untuk enam agama termasuk juga agama Hindu Kaharingan.

"Kami sudah memperhitungkan dan memproyeksi luasan lahan di TPU Km12 masih cukup untuk antisipasi tingginya angka kematian pasien Covid-19," Sekda Kota Palangkaraya Hera Nugrahayu, Jumat (13/8/2021).

Pembagian lahan pemakaman disiapkan untuk kaum muslim seluas 30 hektare, sedang  yang terpakai masih 4 hektare.

Kemudian lahan pemakaman untuk umat Kristen seluas 30 hektare, yang telah terpakai 6 hektare.

"Saat ini memang terjadi peningkatan jumlah yang dimakamkan, rata-rata 10 jenazah Covid-19 dimakamkan dalam seharinya dan non covid sebanyak enam jenazah dalam sehari," rincinya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved