Breaking News:

Biaya Umrah Jadi Rp 60 juta dan 14 Hari Karantina di Negara Lain, Menteri Agama akan Lobi Arab Saudi

Beban jemaah umrah makin berat, biaya Rp 60 juta dan wajib 14 hari karantina di negara lain, Menteri Agama akan lobi Arab Saudi

Editor: Dwi Sudarlan

TRIBUNKALTENG.COM -  Beban jemaah umrah makin berat, biaya Rp 60 juta dan wajib 14 hari karantina di negara lain, Menteri Agama akan lobi Arab Saudi.

Meskipun masih masa pendemi, pemerintah Arab Saudi kembali memberikan izin bagi jemaah negara lain untuk melakukan umrah di negaranya.

Namun, ada syarat berat yang diwajibkan pemerintah Arab Saudi untuk jemaah umrah.

Yakni, biaya yang jauh lebih mahal dari sebelumnya, naik sekitar 3 kali lipat menjadi sekira Rp 60 juta.

Selain itu, ada kewajiban jemaah harus terlebih dulu menjalani karantina di luar negara asal dan Arab Saudi, selama 14 hari.

Juga harus sudah menjalani vaksin dengan jenis vaksin yang direkomendasikan.

Setelah menjalani karantina dan berdasar pemeriksaan negatif covid-19, jemaah umrah baru diperbolehkan masuk Arab Saudi.

 "Biaya jadi (naik) tiga kali lipat. Jadi contohnya harga paket yang awalnya Rp20 juta bisa hampir Rp 60 juta, kita masih ada hidden cost di situ. Pergi misal sakit Covid-19 di sana. Jadi biaya tambahan lagi," ucap  Wakil Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI), Bungsu Sumawijaya dalam program Market Review IDX Channel.

Ilustrasi jemaah umrah, biaya umrah bakal naik hingga Rp 60 juta dan wajib karantina di negara lain sebelum masuk Arab Saudi
Ilustrasi jemaah umrah, biaya umrah bakal naik hingga Rp 60 juta dan wajib karantina di negara lain sebelum masuk Arab Saudi (istimewa/kemenkes)

Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) menemui Duta Besar Arab Saudi Esham Altsaqafi di Jakarta pada 29 Juli 2021.

Kemenag meminta kejelasan soal umrah yang rencananya dibuka untuk internasional mulai 10 Agustus 2021.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved