Breaking News:

Berita Palangkaraya

Covid-19 di Kalteng, 6 Kelurahan di Palangkaraya Masuk Zona Merah, Patroli Satgas Makin Gencar

Covid-19 di Kalteng, 6 kelurahan di Palangkaraya masuk zona merah, patroli satgas makin gencar

Penulis: Fathurahman | Editor: Dwi Sudarlan
Tribun Kalteng/Faturahman
Petugas gabungan Satgas Covid-19 Palangkaraya terus melakukan patroli penegaskan protokol kesehatan, 6 kelurahan di Palangkaraya masuk zona merah. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Covid-19 di Kalteng, 6 kelurahan di Palangkaraya masuk zona merah, patroli satgas makin gencar.

Penyebaran Covid-19 di Palangkaraya, Kalteng hingga Jumat (6/8/2021) masih tinggi dibandingkan dengan kabupaten lain di  Kalteng.

Berdasar data Satgas Penanganan Covid-19 di Palangkaraya, sebanyak 6 dari 30  kelurahan masuk zona merah penyebaran virus corona. 

Selain itu ada 11 kelurahan berzona hijau, 11 kelurahan zona kuning, dan 2 kelurahan berada pada zona orange.

Baca juga: Covid-19 di Kalteng, Cegah Kerumuman Peserta Vaksin, Polda Luncurkan Aplikasi WA Bot

Baca juga: Covid-19 di Kalteng, Sehari Diterima, Oxygen Concentrator Bantuan Presiden Langsung Didistribusikan

Baca juga: Ingin Vaksin Covid-19 Tetapi Selalu Tidak Kebagian? Anda bisa Mendaftar Lewat Online, Begini Caranya

Pelaksanaan operasi yustisi untuk penertiban penggunaan masker yang dilakukan di jalan maupun  lokasi rawan penyebaran seperti tempat keramaian terus dilakukan.

Juga penertiban pemberlakuan jam operasional penjual makanan dan kafe malam.

Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Palangkaraya, Emi Abriyani, meminta camat dan lurah melakukan pemetaan wilayah sebaran kasus aktif Covid-19 sesuai arahan Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin. 

Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin menegaskan semua pihak aktif melakukan pencegahan.

“Pemetaan sebaran kasus aktif Covid-19 ini penting untuk dilaksanakan, agar kita dapat melihat potensi penyebaran covid-19 pada tiap daerah,” ujarnya.

Dikatakan Fairid Naparin, Satgas terus berupaya baik siang maupun malam  melakukan operasi yustisi dan pengawasan terhadap pembatasan kegiatan masyarakat, karena kasus covid-19 di Palangkaraya masih cukup tinggi.

"Diperlukan langkah dan strategi khusus untuk menekan angka sebaran kasus aktif tersebut," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved