Breaking News:

Berita Palangkaraya

Dinas Lingkungan Hidup Palangkaraya Latih Warga Daur Ulang Sampah Rumah Tangga Jadi Bermanfaat

Dinas Lingkuhan Hidup Palangkaraya latih warga daur ulang sampah rumah tangga jadi  bermanfaat

Penulis: Fathurahman | Editor: Dwi Sudarlan
Tribun Kalteng/Faturahman
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Palangkaraya, Ahmad Zaini 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Dinas Lingkuhan Hidup Palangkaraya latih warga daur ulang sampah rumah tangga jadi  bermanfaat.

Warga Palangkaraya, Kalimantan Tengah diajak turut serta mengurangi volume sampah rumah tangga.

Caranya dengan melibatkan masyarakat mengelola sampah rumah tangga agar bisa bermanfaat.

Pemerintah Kota Palangkaraya, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengadakan pelatihan pengelolaan sampah skala rumah tangga untuk perwakilan RT, PKK dan pengelola bank sampah sebanyak 20 orang di Balai Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekanraya.

Baca juga: Covid-19 di Kalteng, Pemko dan DPRD Palangkaraya Siapkan Perda Penegakan Hukum Protokol Kesehatan

Baca juga: Kebakaran di Palangkaraya, Dinas Sosial Data Penerima Bantuan Korban Amukan Api di Tumbang Rungan

Baca juga: Covid-19 di Kalteng, DPRD Palangkaraya Kosong Kegiatan Tatap Muka, Semua Legislator WFH

Pelatihan dalam rangka meningkatkan peran serta masyarakat mengurangi sampah skala rumah tangga, melalui berbagai kegiatan seperti pemilahan, pengomposan, biokonversi dan daur ulang sampah yang dibentuk bahan kerajinan agar bermanfaat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangkaraya, Ahmad Zaini, Kamis (5/8/2021) mengungkapkan, saat ini pemerintah Kota Palangkaraya fokus terhadap gerakan bersama pengurangan sampah rumah tangga dengan melibatkan masyarakat.

Pihaknya mengajarkan kepada masyarakat, cara penerapan prinsip 3R, yaitu melakukan upaya mengurangi dan meminimalkan timbunan sampah, memanfaatkan kembali barang- barang yang sudah digunakan dan melakukan pengolahan serta daur ulang sampah menjadi barang bermanfaat.

Zaini mengatakan, program pelatihan tersebut akan berlanjut pada tiga kelurahan berikutnya yaitu Kelurahan Menteng, Kelurahan Bukit Tunggal dan Kelurahan Petuk Ketimpun.

Harapannya dengan pelatihan sampah bisa menjadi sumber daya yang dapat memberi manfaat bagi masyarakat. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved