Breaking News:

Berita Palangkaraya

Covid-19 di Kalteng, 1.094 Warga Palangkaraya Jalani Isoman, Satgas Terus Lakukan Pendataan

Covid-19 di Kalteng, 1.094 warga Palangkaraya jalani isoman, Satgas terus lakukan pendataan

Penulis: Fathurahman | Editor: Dwi Sudarlan
Tribun Kalteng/Faturahman
Salah satu rumah darurat untuk menampung pasien positif Covid-19. Yang bergejala sedang dan ringan masuk ke rumah sakit perluasan yang disediakan pemerintah, seperti di Hotel Aman Jalan Galaxy II Palangkaraya 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Covid-19 di Kalteng, 1.094 warga Palangkaraya jalani isoman, Satgas terus lakukan pendataan.

Satgas atau Satuan Tugas Penanganab Covid-19 kelurahan di Palangkaraya bersama Dinas Kesehatan dan petugas lainnya, terus melakukan pendataan terhadap warga yang melakukan isoman atau isolasi mandiri.

Pendataan dilakukan lantaran diduga banyak warga yang terpapar Covid-19 namun tidak melaporkan kepada petugas saat melakukan isoman di rumah.

Bahkan, ada beberapa keluarga yang melakukan isoman tidak diketahui ketua rukun tetangga (RT).

Baca juga: Covid-19 di Kalteng, 6.000 Orang Ikuti Vaksinasi Massal oleh Polda dan Polres se-Kalteng

Baca juga: Covid-19 di Kalteng, Warga Palangkaraya yang Terpapar dan Isoman Mulai Didata

Baca juga: Covid-19 di Kalteng, DPRD Palangkaraya Kosong Kegiatan Tatap Muka, Semua Legislator WFH

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangkaraya, Andjar Hari Purnomo, menyebut, pihaknya sudah melakukan pendataan sejak Januari 2021.

Hingga saat ini secara kumulatif di Kota Palangkaraya tercatat sebanyak 1.094 orang yang telah menjalani isoman.

Bahkan data terakhir yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan setempat pada Bulan Juli 2021 cukup banyak yang melakukan isomani.

"Data warga Kota Palangkaraya yang menjalani isoman dalam Bulan Juli 2021 tercatat sebanyak 96 orang,” ujarnya.

Ditegaskan Andjar Hari Purnomo, pihaknya hingga kini bersama dengan Tim Satgas Covid-19 Kota Palangkaraya, terus melakukan pendataan terhadap warga yang menjalani isoman sehingga kesehatannya dapat terus dipantau oleh petugas kesehatan.

"Setelah mereka terdata, kami sebagai petugas mudah melakukan pemantauaan termasuk mendistribusikan obat yang diperlukan. Kami minta juga pasien yang hasil pemeriksaan dinyatakan positif harus jujur kepada petugas. Jika ada keluhan bisa diantar ke rumah sakit, " ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved