Breaking News:

Berita Palangkaraya

Narkoba di Kalteng, Pengonsumsi Ganja Makin Banyak, 3 Daerah Jadi Perhatian

Narkoba di Kalteng, pengonsumsi ganja makin banyak, 3 daerah jadi perhatian

Penulis: Fathurahman | Editor: Dwi Sudarlan
Tribun Kalteng/Faturrahman
Gelar perkara kasus narkoba di kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalteng di Palangkaraya 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Narkoba di Kalteng, pengonsumsi ganja makin banyak, 3 daerah jadi perhatian.

Mengonsumsi ganja menjadi trend baru bagi pengguna narkoba di Bumi Tambun Bungai, padahal narkoba jenis tersebut selama ini nomor tiga di Kalteng.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah, Brigjen Pol Edi Swasono, mengatakan, narkoba jenis ganja semakin banyak masuk ke Kalteng, meski yang terbanyak masih diduduki jenis sabu hingga saat ini.

Jenderal polisi ini, mengatakan, janis yang pertama yang paling banyak beredar adalah sabu kemudian obat daftar G dan ketiga adalah jenis ganja.

Baca juga: Narkoba di Kalteng, Peredaran Saat Pandemi Melonjak, Hingga Juni 2021 Ditangkap 449 Tersangka

Baca juga: Narkoba di Kalteng, Pengedar Manfaatkan Polisi Lebih Fokus ke Penanganan Covid-19

Baca juga: Dokter Agustina Siloam Hospital Palangkaraya: Jangan Panik Bila Anak Ada Gejala Terpapar Covid-19

"Jenis ganja ini yang tampak mulai jadi trend di Kalteng, ini kami pantau terus," ujarnya.

Dikatakannya, mencegah masuknya barang haram tersebut ke Kalteng, pihaknya sudah memetakan daerah rawan peredaran narkoba di Kalteng antara lain, Palangkaraya, Kotim, Kobar dan lainnya.

"Rata-rata di Kalteng tidak ada zona hijau peredaran narkoba, semuanya merah bahkan ada beberapa daerah yang malah masuk kategori sangat merah antara lain Palangkaraya, Kobar, Kotim, daerah ini kami awasi terus menerus," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved