Breaking News:

Doa dan Amalan

Jangan Duduk Dulu, Masuk Masjid Langsung Sholat Tahiyatul Masjid, Keutamaannya Luar Biasa

Jangan duduk dulu, masuk masjid langsung Sholat Tahiyatul Masjid, keutamaannya luar biasa

Editor: Dwi Sudarlan
Tribun Jogja/Human Resources Online
Ilustrasi Sholat Tahiyatul Masjid 

Karena dengan memperbanyak sujud bisa dilakukan dengan cara menjalankan beberapa sholat sunnah seperti Sholat Tahiyatul Masjid.

"Aku berkata pada Tsauban (Sahabat Rasulullah), 'Beritahukan padaku suatu amalan yang dicintai Allah'." Ketika ditanya, Tsauban malah diam. Kemudian ditanya kedua kalinya, ia pun masih diam. Sampai ketiga kalinya, Tsauban berkata, 'Aku pernah menanyakan hal yang ditanyakan tadi pada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.

Beliau bersabda: Hendaklah engkau memperbanyak sujud (perbanyak sholat) kepada Allah. Karena tidaklah engkau memperbanyak sujud karena Allah melainkan Allah akan meninggikan derajatmu dan menghapuskan dosamu'." Lalu Ma'dan berkata, "Aku pun pernah bertemu Abu Darda' dan bertanya hal yang sama. Lalu sahabat Abu Darda' menjawab sebagaimana yang dijawab oleh Tsauban padaku." (HR. Muslim).

3. Bentuk Rasa Syukur

Sholat Tahiyatul Masjid juga merupakan salah satu bentuk rasa syukur dari seorang hamba kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diperoleh.

Nikmat berupa nikmat rezeki, nikmat kesehatan, nikmat mendengar, nikmat bernafas, nikmat berjalan, dan nikmat lainnya.

Semasa hidup Rasulullah SAW pada setiap malamnya selalu mengerjakan sholat sunnah hingga kaki beliau bengkak.

Dalam sebuah hadits diriwayatkan, ketika istri Beliau Aisyah melihatnya, Aisyah bertanya: bukankah Allah SWT telah mengampuni semua dosamu yang telah terjadi dan juga yang akan datang? Kemudian Nabi menjawab dan berkata: Tidak bolehkah aku menjadi hamba yang banyak bersyukur (kepada Allah)?" (HR. Bukhari, Muslim).

4. Sebaik-baik Amalan

Sholat Tahiyatul Masjid merupakan amalan yang paling utama.

Tsauban berkata jika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Beristiqamahlah kalian dan sekali-kali kalian tidak dapat istiqomah dengan sempurna. Ketahuilah, sesungguhnya amalan kalian yang paling utama adalah sholat. Tidak ada yang menjaga wudhu melainkan ia adalah seorang mukmin." (HR. Ibnu Majah no. 277 dan Ahmad 5: 276. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih). (berbagai sumber). (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved