Breaking News:

Berita Palangkaraya

Covid-19 di Kalteng, Ketaatan Protokol Kesehatan Rendah, Operasi Yustisi Makin Gencar

Covid-19 dI Kalteng, ketaatan protokol kesehatan rendah, operasi yustisi makin gencar 

Penulis: Fathurahman | Editor: Dwi Sudarlan
Tribun Kalteng/Faturahman
Operasi Yustisi untuk penegakan aturan protokol kesehatan terus dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 di Kalimantan Tengah. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Covid-19 dI Kalteng, ketaatan protokol kesehatan rendah, operasi yustisi makin gencar. 

Penambahan kasus positif covid-19 di Kalimantan Tengah terus mengalami peningkatan setiap harinya meningkat.

Di sisi lain, ketaatan terhadap protokol kesehatan terbilang rendah. Masih banyak warga beraktivitas tanpa mengenakan masker.

Menyikapi itu, Satgas Covid-19 makin gencar melakukan operasi yustisi lantaran masih banyak warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

Pantauan hingga Kamis (29/7/2021) masih banyak warga Kota Palangkaraya yang berada di luar rumah tidak memakai masker, demikian juga masih ada pengunjung kafe atau rumah makan yang bergerombol saat makan sehingga berpotensi menjadi media  penularan Covid-19.

Baca juga: Covid-19 di Kalteng, Target Testing Minimal 5.479 Orang Tiap Hari, Dilakukan Secara Humanis

Baca juga: Sosok Akidi Tio, Penyumbang Rp 2 Triliun untuk Covid-19, Pengusaha Sederhana Tidak Banyak Ngomong

Baca juga: Kejati Kalteng Ikut Kawal dan Awasi Distribusi Obat dan Oksigen untuk Pasien Covid-19

Baca juga: Tokoh Pemuda Kalteng: Banyak Warga Mengeluh Sulit Mendapatkan Vaksin Covid-19

Kondisi ini direspons Satgas Covid-19 Palangkaraya dengan makin gencar melakukan operasi yustisi melalui razia masker dan razia tempat hiburan malam hingga kafe dan warung makan agar taat dengan ketentuan jam operasional yang telah di tentukan.

Berdasarkan data Media Center Satgas Covid-19 Kalteng, akumulasi data sampai dengan Rabu, 28 Juli 2021, pasien konfirmasi positif Covid-19  bertambah sebanyak 416 orang dengan total  33.344 kasus.

Penambahan pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 360 orang dengan total 28.889 orang.

Dan pasien dinyatakan meninggal dunia ada penambahan sebanyak 19 orang sehingga total menjadi 1.027 orang atau dengan tingkat kematian Case Fatality Rate (CFR) 3,1 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, Suyuti Samsul, mengatakan, peningkatan penyebaran Covid-19 akibat masih banyak warga yang tidak taat dengan protokol kesehatan.

"Saya mengimbau warga untuk taat protokol kesehatan agar bisa memutus rantai penyebarannya," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved