Breaking News:

Berita Palangkaraya

Kejati Kalteng Ikut Kawal dan Awasi Distribusi Obat dan Oksigen untuk Pasien Covid-19

Kejati Kalteng ikut kawal dan awasi distribusi obat dan oksigen untuk pasien covid-19

Penulis: Fathurahman | Editor: Dwi Sudarlan
Tribun Kalteng/Faturahman
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalteng Imam Wijaya 

TRIBUNKALTENG.COM. PALANGKARAYA - Kejati Kalteng ikut kawal dan awasi distribusi obat dan oksigen untuk pasien covid-19.

Kasus penimbunan distribusi obat dan oksigen selama masa pandemi covid-19 di beberapa daerah mendapat perhatian Kejaksaan Agung (Kejagung) yang meminta jajaran kejaksaan di daerah melakukan pengawasan distribusi.

Sementara kasus covid-19 di Kalimantan Tengah (Kalteng) hingga, Senin (26/7/2021) masih terbilang tinggi.

Pasien yang dirawat pun terus bertambah sehingga ada potensi terjadinya tindak kejahatan dalam pendistribusian obat dan tabung oksigen untuk penanganan covid-19 di Bumi Tambun Bungai.

Baca juga: Kalteng Mulai Salurkan Bantuan Sosial Beras dan Bantuan Soal Tunai ke Keluarga Terdampak Covid-19

Baca juga: Tokoh Pemuda Kalteng: Banyak Warga Mengeluh Sulit Mendapatkan Vaksin Covid-19

Baca juga: Kentut Dapat Menyebarkan Covid-19, Benarkah? Pemerintah Inggris Geger Soal Buang Gas Dalam Perut

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalteng Iman Wijaya mengungkapkan pihaknya termasuk yang diminta oleh Kejagung agar mengawal atau mengawasi proses pendistribusian obat dan oksigen agar tetap lancar untuk penanganan  covid-19 di Kalteng.

Menurut dia, Kejagung menegaskan, pengawasan tidak hanya dilakukan oleh lembaga penegak hukum lainnya, tetapi Kejati dan Kejari harus ikut  bertanggung jawab terhadap pengawasan pendistribusian obat dan oksigen tersebut agar tidak terjadi penimbunan.

"Kami sudah melakukan MoU dengan Dinas Kesehatan Kalteng termasuk dengan pihak rumah sakit dalam hal pendistribusian obat-obatan untuk penanganan pasien covid-19 agar jangan sampai kurang atau habis sehingga bisa menggganggu upaya pertolongan terhadap pasien yang dirawat," ujarnya.

Terkait distribusi oksigen di Kalteng hingga kini  terpantau aman dan lancar karena di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ada pabrik tabung oksigen sehingga persediaan masih cukup.

"Tetapi petugas intel kami terus memantau masalah pendistribusian obat dan oksigen tersebut," ujar Imam Wijaya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved