Breaking News:

Berita Kalteng

Wali Kota Palangkaraya Gelar Rapat TPID Bersama BI, Jaga Stabilitas Harga Sembako Jelang Iduladha

Wali Kota Palangkaraya bersama Perwakilan Bank Indonesia (BI) Palangkaraya gelar rapat TPID Palangkaraya antisipasi kenaikan sembako jelang Iduladha

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/Fathurahman
Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Wali Kota Palangkaraya bersama Perwakilan Bank Indonesia (BI) Palangkaraya gelar rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Palangkaraya antisipsi kenaikan sembako jelang Iduladha.

Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin menyampaikan, pihaknya akan segera dilakukan pemantauan dan pengawasan terhadap kebutuhan masyarakat sehingga tidak mengalami lonjakan harga yang signifikan.

"Kenaikan inflasi terjadi pada Bulan juni 2021, tim pengendalian inflasi daerah (TPID) diharapkan memberikan perhatian lebih terhadap ketersediaan pasokan dan stabilitas harga," ujarnya, Jumat (16/7/2021).

Pihaknya segera melakukan pemantauan dan pengawasan terkait pasokan kebutuhan masyarakat supaya tidak terjadi kenaikan harga yang signifikan.

Baca juga: Web MES Kalteng Diluncurkan, Ekonomi Syariah Jalan Keluar Bangkit Dari Krisis Ekonomi Dampak Pandemi

Baca juga: Jumlah Penduduk Miskin Kalteng Menurut BPS Kalteng, Hingga Maret 2021 Capai 140 Ribu Orang

Baca juga: Hotel Aman Palangkaraya Dijadikan RS Darurat Perawatan Pasien Covid-19 Gejala Ringan Hingga Sedang

"Apalagi saat ini sedang dilakukan PPKM pastinya akan mempengaruhi distribusi dari luar daerah Kota Palangkaraya," ujar fairid.

Dia mengatakan, pihaknya akan  berupaya untuk melakukan terobosan dan koordinasi yang intensif untuk menjaga kestabilan harga terutama pada komoditas yang sering menyebabkan inflasi di kota Palangkaraya.

"High Level Meeting bisa jadi solusi mengenai ketersediaan pasokan dan distribusi serta stabilitas harga," ujarnya.

Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin, mengatakan, pihaknya berupaya melakukan pemantauan dan pengawasan harga sembako di pasaran.

Hal itu untuk mengantisipasi agar warga tidak terbebani oleh lonjakan harga sembako terlebih menjelang Hari Raua Iduladha yang tinggal beberapa hari lagi.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) dan bank Indonesia (BI) Kota Palangkaraya pada Juni ,2021 mengalami inflasi sebesar 0,08 persen,  karena peningkatan indeks harga kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya (0,49 persen).

Kemudian untuk kelompok rekreasi, olahraga dan budaya (0,46 persen) serta kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga (0,27persen).

(tribunkalteng.com/faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved