Breaking News:

Berita Kalteng

Jumlah Penduduk Miskin Kalteng Menurut BPS Kalteng, Hingga Maret 2021 Capai 140 Ribu Orang

BPS Kalteng merilis penduduk miskin pada Maret 2021 lebih tinggi jika dibanding periode sama setahun lalu pada Maret 2020.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/Fathurahman
Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro (kiri) saat memaparkan jumlah penduduk miskin Kalteng tahun 2021. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Badan Pusat Statistik Kalimantan Tengahm (BPS Kalteng) merilis penduduk miskin pada Maret 2021 lebih tinggi jika dibanding periode sama setahun lalu pada Maret 2020.

Jumlah penduduk miskin pada Maret 2021 mencapai 140,04 ribu orang atau bertambah 7,1 ribu orang (5,34 persen) dibandingkan dengan penduduk miskin pada Maret 2020 yang berjumlah 132,94 orang.

Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro mengungkapkan, berdasarkan klasifikasi daerah tempat tinggal, dalam periode Maret 2020 – Maret 2021, jumlah penduduk miskin di wilayah perkotaan bertambah 3,18 ribu orang (6,2 persen).

Kondisinya dari 51,28 ribu orang pada Maret 2020 menjadi 54,46 ribu orang miskin pada Maret 2021. 

Baca juga: Hotel Aman Palangkaraya Dijadikan RS Darurat Perawatan Pasien Covid-19 Gejala Ringan Hingga Sedang

Baca juga: Operasi Yustisi Palangkaraya Digencarkan Siang Malam, Kesadaran Warga Taat Prokes Dinilai Meningkat

Baca juga: Simak 8 Keistimewaan Hari Jumat Disertai Kumpulan Doa dan Amalan yang Dianjurkan

Kenaikan jumlah orang miskin juga terjadi di perdesaan. Penduduk miskin di perdesaan bertambah 3,92 ribu orang (4,8 persen) dari 81,66 ribu di Maret 2020 menjadi 85,58 ribu pada Maret 2021.

"Kenaikan jumlah orang miskin di daerah perdesaan maupun di perkotaan periode Maret 2020 – Maret 2021 terjadi karena adanya pandemi Covid-19 selama tahun 2020 - 2021 yang berimbas ke banyak sektor," bebernya, Jumat (16/7/2021).

Sedangkan, jumlah penduduk miskin di Kalimantan Tengah Maret 2021, tercatat mencapai 140,04 ribu orang atau 
berkurang sebanyak 1,74 ribu orang dibandingkan September 2020 yang mencapai 141,78 ribu orang.

Pada wilayah perkotaan, persentase penduduk miskin September 2020 sebesar 4,92 persen turun menjadi 4,86 persen pada Maret 2021.

"Pada periode yang sama, persentase penduduk miskin di perdesaan menurun dari 5,50 persen menjadi 5,38 persen.

Dilihat dari komponen pembentuk Garis Kemiskinan (GK), makanan memiliki andil sebesar 78,21 persen.

Tiga jenis komoditi makanan yang berpengaruh paling besar adalah beras, rokok kretek filter dan daging ayam ras.

Sedangkan tiga komoditi non makanan yang berpengaruh paling besar adalah perumahan, listrik, dan bensin. 

Perkembangan Tingkat Kemiskinan Maret 2015-Maret 2021 Kemiskinan di Kalimantan Tengah, secara umum dalam periode Maret 2015–Maret 2021,menunjukkan tren penurunan baik dari sisi jumlah maupun persentase.

"Jumlah penduduk miskin Kalimantan Tengah menurun dari 147,70 ribu orang di Maret 2015, menjadi 140,04 ribu orang pada Maret 2021. Penurunan persentase kemiskinan terjadi dari 5,94 persen menjadi 5,16 persen," jelasnya. 

(tribunkalteng.com/faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved