Breaking News:

Berita Kotim

Pencurian di Sampit, Mantan Pegawai PLN Ditangkap Polisi karena Sering Mencuri Kabel Listrik

Pencurian di Sampit, seorang mantan pegawai PLN ditangkap polisi karena diduga sering mencuri kabel listrik hingga terjadi pemadaman

Penulis: Fathurahman | Editor: Dwi Sudarlan
Polres Kotim
Pencurian di Sampit, barang bukti yang digunakan Ilham mantan pegawai PLN yang ditangkap polisi karena diduga sering mencuri kabel listrik di Sampit, Kotim, Kalteng 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Pencurian di Sampit, seorang mantan pegawai PLN ditangkap polisi karena diduga mencuri kabel listrik hingga terjadi pemadaman.

Jajaran kepolisian Polsek Ketapang, Polres Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menangkap  Ilham Febriyanto Ramadhan alias Ilham (25) warga jalan Barito jalur 3 RT.73 RW.10 Kelurahan Mentawa Baru Hilir Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kotim, Kalteng. 

Ilham dilaporkan karena diduga melakukan pencurian kabel listrik kabel vuding di Gardu PLN depan Gadgetmart jalan Pelita Kelurahan Mentawa Baru Hilir Kecamatan Mentawa Baru Ketapang sepanjang kurang lebih 32 meter ukuran 70 milimeter  yang telah hilang terpotong.

Kapolres Kotim, AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kapolsek Ketapang, Sampit, AKP Samsul Bahri, Rabu (14/7/2021) mengungkapkan, pihaknya menerima laporan adanya pencurian kabel listrik dari Supervisor Teknik PLN Sampit bernama Sandy Firmanto terkait kehilangan kabel PLN tersebut.

Ilham, mantan pegawai PLN yang ditangkap polisi karena diduga sering mencuri kabel listrik hingga membuat terjadi pemadaman di Sampit, Kotim, Kalteng
Ilham, mantan pegawai PLN yang ditangkap polisi karena diduga sering mencuri kabel listrik hingga membuat terjadi pemadaman di Sampit, Kotim, Kalteng (Polres Kotim)

Diungkapkan, Samsul pencurian dilakukan, Senin (12/7/2021) berupa kabel vuding di Gardu PLN depan Gadgetmart Jalan Pelita Kelurahan Mentawa Baru Hilir  Kecamatan Mentawa Baru Ketapang sepanjang kurang lebih 32 Meter ukuran 70 milimeter.

Kabel tersebut, telah hilang terpotong dan kejadian tersebut diketahui setelah ada laporan dari masyarakat sekitar Jalan Pelita saat ada pemadaman listrik kemudian petugas piket operasi PLN sampit melakukan pengecekan di gardu PLN depan Gadget Mart ternyata kabel vuding sudah hilang dipotong.

"Kemudian dilakukan perbaikan penyambungan kabel," ujarnya.

Kapolsek menjelaskan, akibat kejadian tersebut  PT PLN mengalami kerugian materil sebesar Rp 3.840.000 kemudian pihak PLN melaporkan kejadian tersebut ke polsek Ketapang Sampit, untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek menjelaskan, pelaku saat ditanya mengaku dia sudah 8 atau 9 kali melakukan pencurian kabel vuding PLN di beberapa trafo (Gardu PLN) di wilayah Sampit disamping itu pelaku juga merupakan mantan pegawai PLN bagian instalasi jaringan yg sebelumnya berkerja di PLN Katingan.

"Pasal yang disangkakan, Pasal 362 junto pasal 64 KUHPidana," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved