Breaking News:

Vaksinasi Covid 19

Vaksinasi Massal di Palangkaraya, Abai Protokol Kesehatan Dikhawatirkan Muncul Klaster Baru Covid-19

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Palangkaraya Kalteng yang memunculkan kerumunan, dikhawatirkan memunculkan klaster baru Covid-19 jika abai prot

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/Fathurahman
Vaksinasi Massal digelar di SMKN-1 Jalan Tambun Bungai Palangkaraya, Kalimantan Tengah. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Palangkaraya Kalteng yang memunculkan kerumunan, dikhawatirkan memunculkan klaster baru Covid-19 jika abai protokol kesehatan.

Vaksin yang tersedia hanya 750 vial yakni 500 untuk vaksin pertama dan 250 vial untuk vaksin kedua, namun warga yang datang mencapai ribuan orang sehingga terjadi kerumunan saat pembagian nomor antre vaksinasi.

Beberapa warga Palangkaraya pun miris melihat animo warga yang tinggi namun tidak dilakukan persiapan matang oleh panitia sehingga terjadi kerumunan dan rawan menyebabkan klaster baru covid-19.

Hal tersebut kerap terulang sehingga menjadi pembicaraan warga Palangkaraya khusunya dan Kalimantan Tengah secara umum.

Baca juga: KaltengPedia - Profil Rumah Lanting Sungai Kahayan di Kota Palangkaraya Kalteng

Baca juga: Lirik Sholawat Burdah Imam Al-Bushiri Lengkap Tulisan Arab, Latin dan Artinya dalam Bahasa Indonesia

Baca juga: Ini Dia 3 Pemain Senior yang Bakal Menjadi Kapten Klub Liga 2 Indonesia AHHA PS Pati FC

Warga justru menjadi was-was vaksinasi Covid-19 justru memunculkan klaster baru Covid-19 jika tidak dilakukan secara baik dengan Protokol Kesehatan yang ketat.

Heru Hidayat, salah satu tokoh Kalteng, yang juga Mantan Ketua DPW PKS Kalteng ini, mengharapkan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 harus tetap menerapkan Protokol Kesehatan.

"Soal tidak tertibnya warga dalam pelaksanaan vaksinasi agar menjadi perhatian serius semua pihak terkait agar bisa terlaksana dengan penerapan protokol kesehatan," ujar Anggota DPRD Kalteng periode 2009-2014 ini. 

Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, Suyuti Syamsul, mengakui, saat ini warga Kalteng sangat antusias untuk vaksinasi Covid-19, sehingga pihaknya akan melakukan evaluasi sistem pemberian vaksinasi ke masyarakat.

"Vaksinasi Covid-19 berikutnya semua pelaksanaan menggunakan pendaftaran online dan yang tidak mendaftar online tidak dilayani,” tegas Syamsul. 

(tribunkalteng.com/ faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved