Breaking News:

Kriminalitas Kalteng

Geger Pembunuhan di Desa Jaya Karet Kotim, Butuh Uang Pria Penghuni Kontrakan Nekat Habisi Tetangga

Andri (30) warga Desa Jaya Karet, Kabupaten Kotim Kalteng yang tinggal di rumah kontrakan, nekat memalak hingga menganiaya korbannya sampai tewas.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
Polres Kotim
Tersangka Andri (30) warga Kotim Kalteng, saat diamankan di Polres Kotim. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Andreas Meno Alona alias Andri (30) warga Desa Jaya Karet, Kabupaten Kotim Kalteng yang tinggal di rumah kontrakan, nekat memalak hingga menganiaya korban sampai meninggal dunia.

Informasi terhimpun, sebelumnya pada (11/7/2021) warga Desa Jaya Karet sempat digegerkan temuan korban, Damanto warga asal Surabaya tergeletak meregang nyawa di belakang warung rumahnya.

Korban yang tinggal seorang diri di rumahnya itu ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dengan sajam masih tertancap di dada tubuhnya. Namun sesaat kemudian korban meninggal dunia di tempat.

Hasil pengusutan polisi berhasil mengamankan seorang tersangka pelakunya yakni Andri (30) warga Kotim Kalteng. 

Baca juga: Pengendara Wajib Menunjukkan Suket Negatif Rapid Tes Antigen Melintasi Pos Penyekatan Palangkaraya

Baca juga: RS Bhayangkara Palangkaraya Bangun Tambahan Ruang Rawat Inap, Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19

Baca juga: Palangkaraya Mulai Terapkan Pola Kerja WFH, Kinerja ASN Dipastikan Terpantau dengan Sistem Aplikasi

Kapolres Kotim, AKBP Abdoel Haris Jakin melalui Kapolsek Jaya Karet, Iptu Triawan Kurniadi,  Senin (12/7/2021) membenarkan  pihaknya telah mengamankan tersangka pelakunya.

"Ya pelakunya, sudah kami amankan,  saat ini masih dalam proses pemeriksaan penyidik," ujarnya.

Dia menjelaskan kronologi kejadian, Minggu (11/7/2021) sekitar pukul 04.30 WIB,  Tersangka Andri berjalan ke luar rumah menuju rumah Korban, dengan maksud mencari pinjaman uang karena ada keperluan mendesak.

Sesampainya di rumah korban, tersangka memperhatikan dari kejauhan dan melihat ada orang datang menemui korban.

"Tersangka melihat orang tersebut dikasih uang oleh korban. Tersangka menduga uang hasil dapat nomor togel," jelas Kapolsek Jaya Karet, Iptu Triawan Kurniadi.

Setelah orang tersebut pergi, tersangka bergebas berjalan menuju ke depan warung korban dan mengetuk pintu warung untuk membeli Bama (makan ayam ).

Halaman
123
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved