Breaking News:

Berita Kalteng

Masuk Zona Orange, Pemkab Kapus Gelar Rakor Penanganan Covid-19, Hasilkan Sejumlah Kesepakatan Ini

Melonjaknya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kapuas hingga masuk zona orange secara nasional menjadi perhatian Satgas Covid-19 Kapuas

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/Fadly Setia Rahman
Rakor penanggulangan dan penanganan Covid-19 di Aula Bappeda Kapuas, Kalteng. 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Melonjaknya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kapuas hingga masuk zona level tiga atau zona orange secara nasional menjadi perhatian Satgas Covid-19 Kapuas.

Rakor digelar bersama melibatkan unsur Forkopimda Kabupaten Kapuas, Pemkab Kapuas, tokoh agama, perwakilan pelaku usaha dan tokoh masyarakat di Aula Bappeda Kapuas, Jumat (9/7/2021).

Ini untuk menetapkan langkah-langkah yang diambil guna mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di wilayah setempat.

Rakor yang dipimpin langsung oleh Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat itu pun menghasilkan beberapa kesepakatan bersama dalam mengantisipasi peningkatan kasus di Kabupaten Kapuas.

Baca juga: Tim Patroli Beri Teguran Pengusaha Warung Makan dan Kafe di Palangkaraya Langgar Jam Buka Malam

Baca juga: Tepergok Berusaha Membobol Mesin ATM, Dua Lelaki Warga Lampung Diamankan Petugas Polres Lamandau

Baca juga: Kota Palangkaraya Berlakukan Kebijakan WFH Bagi Pegawai Negeri dan Swasta, 75 Persen Kerja di Rumah

Adapun Rekomendasi yang dikeluarkan dalam rakor tersebut yaitu membatasi orang luar masuk ke Kabupaten Kapuas dan menutup ketat masuk termasuk jalan tikus.

Kemudian, membatasi orang Kapuas bepergian keluar termasuk perjalanan dinas bagi ASN/tekon.

Lalu, menerapkan Work From Home sebanyak 75 persen, pertemuan tatap muka dipending, satgas pro aktif melaksanakan razia atau penertiban termasuk kepada karyawan di PBS dan pertambangan.

Kemudian, operasional cafe/rumah makan tutup sampai jam 19.00 WIB dengan kapasitas 25 persen serta diberikan tanda peringatan dan take away pemesanan makanan sampai dengan pukul 20.00 WIB.

Selanjutnya, untuk kegiatan ibadah keagamaan dibatasi dan diimbau dilakukan dirumah masing-masing.

Begitu pula dengan kegiatan kebudayaan yang dibatasi, pelaksanaan kegiatan seminar atau rapat dan pertemuan luring ditutup sementara dan kegiatan resepsi ditutup sementara.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved