Covid 19

Kisah Lansia Terpapar Covid-19 Meninggal di Dalam Taksi Online Usai Ditolak 2 Rumah Sakit

Kisah Lansia terpapar covid 19 meninggal di dalam taksi online setelah ditolak 2 Rumah Sakit

Editor: Dwi Sudarlan
tribunnews/the indian express
Ilustrasi lansia terpapar covis-19 meninggal di dalam taksi online usai ditolak 2 rumah sakit 

"Ini pengalaman pertama saya ada yang meninggal di dalam mobil saya."

"Tapi Insya Allah saya nggak trauma, mudah-mudahan jadi amal ibadah untuk saya," ungkapnya.

Bahkan, kata Agus, sopir taksi online itu enggan menerima bayaran.

"Meskipun sudah kami repotkan, kami mendoakan hal baik kepada sopir taksi online dan keluarganya atas jasa besar yang dilakukan kepada kami," ujar Agus.

Sakit lambung

Agus menuturkan, istrinya menderita sakit lambung sama seperti sakit yang ia derita.

Bahkan, keduanya sempat harus istirahat dari aktivitas berjualan bakso selama beberapa hari.

Namun, berbeda dengan kondisinya, Agus hanya beristirahat selama lima hari karena keadaannya mulai membaik.

Sementara sang istri harus beristirahat lebih lama karena mengalami sesak napas.

Bahkan, dari hari ke hari kondisinya semakin lemah.

"Almarhum sakit lambung dan ada sesak napas sedikit. Istri mengaku sudah tidak kuat."

"Apalagi kondisinya semakin lemah dari hari ke hari, makanya dengan berbekal surat rujukan dari Puskesmas Cijambe untuk ke rumah sakit besar," ungkapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kisah Pilu Lansia Meninggal di Taksi Online, Ditolak 2 RS dan Terkendala Penutupan Jalan

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved