Breaking News:

Covid 19

Kisah Lansia Terpapar Covid-19 Meninggal di Dalam Taksi Online Usai Ditolak 2 Rumah Sakit

Kisah Lansia terpapar covid 19 meninggal di dalam taksi online setelah ditolak 2 Rumah Sakit

Editor: Dwi Sudarlan
tribunnews/the indian express
Ilustrasi lansia terpapar covis-19 meninggal di dalam taksi online usai ditolak 2 rumah sakit 

TRIBUNKALTENG.COM, BANDUNG - Banyak kisah orang terpapar covid19 meninggal karena rumah sakit penuh pasien seperti lansia ini yang meninggal di taksi online setelah ditolak 2 rumah sakit.

Adalah lansia atau lanjut usia bernama Kokom Komariah yang mengalami nasib mengenaskan tersebut.

Kokom Komariah adalah warga Kelurahan Pakemitan, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung, Jawa Barat.

Kamis (8/7/2021) dia meninggal di dalam taksi online setelah gagal mendapat perawatan di 2 rumah sakit yang didatangi.

Kedua rumah sakit itu menolak karena jumlah pasien sudah penuh.

Baca juga: PPKM Darurat Diperluas ke Luar Jawa-Bali, Kalsel dan Kalteng Belum Dianggap Darurat

Baca juga: Polda Kalteng Kerahkan 250 Tenaga Tracker di Lima Kabupaten Kota Kalteng, Lacak Kontak Erat Covid-19

Baca juga: Bupati Kapuas Tertibkan Edaran PBS di Kapuas Diminta Aktif Bantu Pencegahan Penyebaran Covid-19

Agus (58), suami Kokom menceritakan, saat itu istrinya alam kondisi kritis dan membutuhkan penanganan medis setelah dirujuk dari Puskesmas Cijambe.

Karena keadaan darurat, Agus tidak mencari ambulans, tapi memilih memesan taksi online.

Ia kemudian mendapatkan taksi online yang dikemudikan oleh Bani (30).

Pertama dia ke RS Hermina namun ditolak karena penuh

Dengan menumpang taksi online, Agus bersama Kokom dan anaknya bergegas menuju RS Hermina.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved