Breaking News:

Kriminalitas Kalteng

Telat Datang Tak Kebagian Vaksinasi, Seorang Warga Palangkaraya Amuk Rusak Alkes Petugas Vaksinator

Seorang pria dewasa mengamuk merusak alat kesehatan (alkes) petugas vaksinasi Covid-19 di Kelurahan Pager Kecamatan Rakumpit Palangkaraya, Kalteng.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/Fathurahman
Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin gelar pertemuan coffee morning bersama jajarannya, Selasa (6/7/2021) 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Seorang pria dewasa mengamuk merusak alat kesehatan (alkes) petugas vaksinasi Covid-19 di Kelurahan Pager Kecamatan Rakumpit Kota Palangkaraya, Kalteng.

Akibat ulah amuknya itu, membuat petugas Polresta Palangkaraya berdatangan dan langsung mengambil tindakan mengamankannya, Senin (5/7/2021) malam.

Informasi terhimpun menyebutkan,  pelaksanaan vaksinasi massal dilakukan di Kelurahan Pager Kecamatan Rakumpit di pinggiran Kota Palangkaraya.

Namun dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tersebut, pria tersebut datang siang padahal pelaksanaan vaksinasi dilakukan pagi sehingga tidak kebagian vaksinasi.

Baca juga: Palangkaraya Masuk Zona Merah Risiko Tinggi Penyebaran Covid-19, Wali Kota Langsung Gelar Rapat

Baca juga: Juru Parkir Beraksi Merampok, Pakai Parang Bacok Perempuan Pemilik Warung di Baamang Tengah Sampit

Baca juga: Jalankan Program Demfarm, Pokmas Binaan BRGM Optimistis Penuhi Kebutuhan Pangan Pandih Batu Kalteng

Tak disangka, setelah petugas memberitahukan bahwa vaksinasi yang dibagikan habis, orang tersebut mengamuk sejadinya dan melakulan pengerusakan alat kesehatan milik petugas vaksinator.

Kapolresta Palangkaraya,  Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri ketika dikonfirmasi, Selasa (6/7/2021), membenarkan adanya kejadian tersebut.

Dia mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan proses hukum terhadap pelaku pengerusakan alat kesehatan di Kelurahan Pager Kecamatan Rakumpit tersebut.

Dijelaskan, dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kelurahan Pager Kecamatan Rakumpit Palangkaraya, tersebut jatah vaksin untuk warga hanya untuk 60 orang.

"Pelaku tidak dapat vaksin karena dia datang siang hari, padahal pelaksanaan vaksin dilakukan pagi hari sehingga vaksin Covid-19 habis. Ini membuat yang bersangkutan emosi dan langsung mengamuk," ujarnya.

Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin,  mengimbau agar warga bersabar karena vaksin Covid-19 di Kota Palangkaraya memang terbatas tetapi pasokan vaksin terus didistribusikan secara bertahap ke warga. 

(tribunkalteng.com/faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved