Covid 19

Abu Janda Posting Ganasnya Varian Baru Covid-19, Permadi Arya Dikabarkan Terpapar Virus Corona

Abu Janda, dia mengungkap ganasnya varian baru covid-19, diduga pria bernama asli Permadi Arya ini terpapar virus corona

Editor: Dwi Sudarlan
Istimewa/tvone
Permadi Arya alias Abu Janda saat menghadiri talkshow Indonesia Lawyers Club (ILC). 

TRIBUNKALTENG.COM - Ada kabar soal penggiat medsos Abu Janda, dia mengungkap ganasnya varian baru covid-19, diduga pria bernama asli Permadi Arya ini terpapar virus corona.

Dalam jagat medsos Indonesia, nama Abu Janda termasuk penggiat medsos yang terkenal.

Lelaki yang bernama asli Permadi Arya  ini kerap membikin postingan kontroversial.

Tidak jarang akibat postingannya di medsos itu, Abu Janda alias Arya Permadi ini berurusan dengan hukum.

Saat ini pun proses hukum terhadap dirinya masih berproses di kepolisian.

Terakhir, Abu Janda mengejutkan netizen denngan postingannya soal covid-19.

Baca juga: Palangkaraya Masuk Zona Merah Risiko Tinggi Penyebaran Covid-19, Wali Kota Langsung Gelar Rapat

Baca juga: Jam Operasional Usaha Kuliner di Palangkaraya Dibatasi Hingga Pukul 20.00 WIB, Tekan Laju Covid-19

Baca juga: Benarkah Covid-19 Varian Delta Bisa Menular Saat Berpapasan? Ini Penjelasan Guru Besar Kedokteran

Secara khusus dia menyoroti varian varu covid-19 yang disebutnya sangat berbahaya.

Tak hanya itu, melalui Instastory Instagramnya, Abu Janda mengunggah foto tangan mengenakan infus.

Selain itu, Abu Janda juga menulis cukup panjang lebar terkait kondisi yang tengah dialaminya.

Dalam foto tersebut, dia menuliskan bahwa varian covid-19 yang baru ini lebih ganas dan mudah menular.

"Varian baru ini lebih ganas karena dia airborne berterbangan di udara sudut-sudut ruang publik, di luar pagar rumahmu. Serangannya lebih brutal karena dia bermutasi di dalam tubuh orang-orang yang telah divaksin, ya pisau bermata dua,” tulis akun @permadiaktivis2, Senin 5 Juli 2021.

Abu Janda menambahkan, meskipun seseorang sudah berupaya menjaga protokol kesehatan, virus corona tersebut terus mengintai dan kapan saja bisa mengenai.

”Kau bisa jaga prokesmu, jaga positive thinkingmu. Tapi dia cuma butuh satu momen lemahmu, mungkin pikiranmu atau tidak fit badanmu, dalam sekejap mata!” ungkapnya.

“Saya adalah bukti manusia tidak akan menang main kucing-kucingan dengannya. Jika Anda belum kena, bukan karena Anda jago, Anda cuma masih beruntung saja," jelasnya

Halaman
1234
Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved