Breaking News:

Berita Kalteng

Penjagaan Pintu Masuk Perbatasan Kalteng Diperketat, Razia Pelanggar Prokes Sidang di Tempat

Satgas Covid-19 Kalteng mulai Senin (5/7/2021) mengaktifkan pos penjagaan penyekatan di jalur darat perbatasan Kalteng-Kalsel dan Kalteng-Kalbar.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/Fathurahman
Personel Polda Kalteng, TNI, Satpol PP dan lainnya yang bertugas melakukan penyekatan di perbatasan Kalteng-Kalsel dan Kalteng-Kalbar dilepas Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo untuk pengetatan wilayah perbatasan 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Satgas Covid-19 Kalteng mulai Senin (5/7/2021) mengaktifkan pos penjagaan penyekatan di jalur darat perbatasan Kalteng-Kalsel dan Kalteng-Kalbar.

Selain itu juga melakukan sidang di tempat bagi pelanggar Protokol Kesehatan dengan cara berkeliling atau mobile.

Ratusan personel gabungan TNI Polri, Satpol PP, Dinkes, Dishub dan personel lainnya dilepas secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalteng ke lapangan untuk melakukan penjagaan perbatasan.

Mereka bertugas di enam titik pos penyekatan perbatasan jalur darat Kalteng-Kalsel dan Kalteng-Kalbar.

Baca juga: Geger Perempuan Tewas di Parit Katingan Kalteng Terungkap, Pelaku Diringkus di Parenggean Kotim

Baca juga: Gandeng Kejaksaan PAD Palangkaraya Meningkat, Setoran Pajak Sarang Burung Walet Naik 316,67 Persen

Baca juga: Polisi Tangkap Diduga Pengedar Sabu Sampit Saat di Rumah, Barang Bukti 10 Paket Sabu Diamankan

Semua kelengkapan dan personel untuk penjagaan jalur darat ini disiapkan oleh Polda Kalteng dalam mengefektifkan pelaksanaan operasi yustisi penyekatan  titik perbayasan antar provinsi.

Wakil Gubernur Kalteng, H Edy Pratowo menegaskan, kasus penyebaran Covid-19 Kalteng dalam beberapa hari ini melonjak tajam sehingga pihaknya menggencarkan upaya pencegahan dengan melakukan operasi yustisi.

"Sesuai dengan surat edaran Gubernur kita hari ini melaksanakan penyekatan di perbatasan Kalteng. Ini dalam rangka mencegah munculnya varian baru Covid-19 yang saat ini mewabah di provinsi lain ," ujarnya.

Personel Polda Kalteng, TNI, Satpol PP dan lainnya yang bertugas melakukan penyekatan di perbatasan Kalteng-Kalsel dan  Kalteng-Kalbar dilepas Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo untuk pengetatan perbatasan
Personel Polda Kalteng, TNI, Satpol PP dan lainnya yang bertugas melakukan penyekatan di perbatasan Kalteng-Kalsel dan Kalteng-Kalbar dilepas Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo untuk pengetatan perbatasan (tribunkalteng.com/Fathurahman)

Kapolda Kalteng, Irjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan, pihaknya melakukan pemantauan hingga ke daerah masih banyak warga yang tidak taat Protokol Kesehatan.

"Operasi yustisi dilakukan secara mobile dan pelanggar prokes sidang di tempat dan titik perbatasan Kalteng disekat,"tegas Kapolda Kalteng, Irjen Pol Dedi Prasetyo.

"Ada sejumlah titik penyekatan yang dilakukan di perbatsan Kalteng yakni, di Kapuas (batas Kalteng-Kalsel) Barito Timur (batas Kalteng-Kalsel) dan Lamandau  (batasKalteng- Kalbar)," beber Kapolda Kalteng.

"Satgas Yustisi melakukan pemeriksaan di pintu masuk Pelabuhan Kotim dan Kobar dan Bandara Kotim, Kobar dan Palangkaraya," sambungnya.

Mengacu pada Surat Edaran Gubernur Kalteng, orang masuk pakai pesawat udara dan kapal laut wajib pakai Surat Keterangan Negatif hasil tes swab PCR.

Sedangkan orang masuk lewat jalur darat pakai kendaraan, juga wajib menyertakan surat keterangan hasil negatif tes swab PCR (3x24 jam) sedangkan hasil negatif Rapid Tes Antigen (1x24 jam).

(tribunkalteng.com/faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved