Breaking News:

Berita Kalteng

Food Estate di Kalteng, Infrastruktur Jalan Rp 600 Miliar Target Selesai Akhir 2021

Food Estate di Kalteng, infrastruktur jalan senilai Rp 600 miliar saat ini dibangun untuk mendukung program ketahanan pangan nasional

Penulis: Fathurahman | Editor: Dwi Sudarlan
Dinas PUPR Kalteng
Pembangunan infrastruktur terus dibangun dengan dana Rp 600 miliar untuk mendukung program Food Estate di Kapuas dan Pulang Pisau, Kalteng 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Food Estate di Kalteng, infrastruktur jalan senilai Rp 600 miliar saat ini dibangun untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalteng Hardi Siahaan mengatakan ditargetkan pembangunan infrastruktur jalan untuk program Food Estate  di Kalteng itu selesai pada akhir 2021.

Karena refokusing anggaran yang harusnya Rp 800 miliar dikurangi menjadi Rp 600 miliar untuk total semua pengerjaan infrastruktur pendukung food estate di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas

Baca juga: Hadiri Pernikahan di Palangkaraya Tamu Wajib Perlihatkan Kartu Vaksinasi, Berlaku Mulai Awal Juli

Baca juga: Provinsi Kalteng Berlakukan Pengetatan Orang Masuk, Wajib Bawa Suket Negatif PCR dan Antigen

Baca juga: Ipemi Kalteng Diharapkan Turut Berperan Mendorong Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional di Kalteng

Pemerintah Pusat menggelontorkan anggaran dana APBN sebesar Rp 600 miliar itu untuk meningkatkan infrastruktur jalan mendukung program ketahanan pangan food estate di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas.

Hardi Siahaan mengatakan, pihaknya melakukan peningkatan dan pelebaran jalan Kabupaten Pulang Pisau ke arah Desa Belanti Siam sepanjang 41 kilometer, untuk mendukung percepatan lumbung pangan nasional dan food estate.

“Saat ini kami melakukan peningkatan dan pelebaran jalan di Kabupaten Pulang Pisau tepatnya di Desa Belanti sepanjang 41 kilometer menuju ke kawasan food estate sebagai penunjang dan mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional,” kata Hardi Siahaan.

“Penyelesaian pembangunan ini, sebenarnya kontraknya sampai 2022 awal karena ada refocusing anggaran. Tetapi, akan diupayakan diselesaikan pada Bulan Desember tahun 2021 ini. Untuk anggaranya murni APBN, seharusnya sekitar Rp 800 miliar, karena refokusing menjadi Rp 600 miliar. Saat ini bertahap dikerjakan peningkatan infrastrukturnya,” katanya.

Kepala Dinas PUPR Kalteng Shalahuddin, Rabu (30/6/2021) telah memantau aktivitas perbaikan jalan tersebut.

Dia mengatakan berbagai ruas yang dipantau mulai dari pengerukan, penimbunan hingga mulai pengerjaan perbaikan jembatan.

“Jalan kecil diperbesar menjadi delapan meter dan enam meter untuk aspalnya. Saat ini secara bertahap sudah dikerjakan, termasuk jembatan yang awalnya kayu menjadi beton. Kami terus berkoordinasi dengan Kementrian agar terlaksana dengan baik," ujarnya.

"Proyek APBN ini dikerjakan sampai ahir tahun 2021, pada dua kabupaten yakni Pulang Pisau dan Kapuas tentunya dalam rangka untuk mendukung program strategis nasional food estate,” ujar Shalahduddin. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved