Breaking News:

Kriminalitas Kalteng

Satu Lagi Resmi Ditahan, Uang Rp1 Miliar Titipan Kerugian Negara Korupsi PDAM Kapuas Diserahkan

Kejaksaan Tinggi Kalteng menerima penyerahan uang titipan pengembalian kerugian negara perkara dugaan tindak pidana korupsi PDAM Kapuas.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
Kejati Kalteng
Pihak keluarga dan pengacara terdakwa mantan Direktur PDAM Kapuas, Widodo, serahkan uang titipan pengembalian kerugian perkara dugaan pidana korupsi penggunaan dana penyertaan modal Pemkab Kapuas Rp1 miliar kepada JPU Kejati Kalteng, Senin (28/6/2021) 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kejaksaan Tinggi Kalteng menerima penyerahan uang titipan pengembalian kerugian negara perkara dugaan tindak pidana korupsi PDAM Kapuas, Senin (28/6/2021).

Kajati Kalteng, Iman Wijaya, melalui Kasi Penkum Dodik Mahendra, mengatakan uang titipan pengembalian kerugian negara yang diterima itu sebesar Rp 1 miliar.

Uang titipan pengembalian kerugian negara merupakan dana penyertaan modal Pemkab Kapuas kepada PDAM Kapuas tahun 2016  sampai dengan 2018.

Uang sebesar Rp 1 miliar tersebut diserahkan langsung oleh pihak keluarga terdakwa Widodo mantan Direktur PDAM Kapuas disaksikan oleh penasehat hukumnya.

Baca juga: Wacana Penyelenggara Pernikahan Wajib Sediakan Swab Antigen Menuai Protes Keberatan Warga

Baca juga: Ipemi Kalteng Diharapkan Turut Berperan Mendorong Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional di Kalteng

Baca juga: Rencana Perbaikan Jalan Lingkar Selatan Sampit Mulai Dibahas, Truk Angkutan Dibatasi Maksimal 8 Ton

Widodo terjerat kasus korupsi dalam penggunaan dana penyertaan modal di perusahaan daerah saat dia memimpin.

"Selanjutnya uang titipan tersebut disimpan di rekening titipan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah melalui Bendahara Penerima pada Kejati Kalteng," ucap Kasi Penkum Kejati Kalteng, Dodik Mahendra.

Sementara itu, pengembangan kasus korupsi PDAM Kapuas, Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Kalteng resmi menahan inisial AC  pada Jumat (25/6/2021).

AC ditetapkan sebagai tersangka pada 4 Juni 2021, dia juga terjerat kasus dugaan pertanggungjawaban penggunaan dana penyertaan modal tahun 2016-2018 PDAM Kapuas.

AC saat itu masih menjabat sebagai Kepala Sub Seksi Bidang Perencanaan PDAM Kapuas.

Hingga saat ini,  proses hukum dugaan tindak pidana korupsi dana penyertaan modal di PDAM Kapuas masih terus berlanjut dalam persidangan Tipikor di Pangadilan Negeri (PN) Palangkaraya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved