Breaking News:

Berita Kalteng

Geger Bocah Lelaki Usia 2 Tahun Tewas Tenggelam Masuk Parit Depan Rumahnya di Palangkaraya Kalteng

Bocah lelaki berusia 2 tahun ditemukan tewas tenggelam di parit depan rumahnya Jalan Tingang XXIV Bukit Tunggal, Jekanraya Palangkaraya Kalteng.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
Polresta Palangkaraya
Korban di kamar jenazah RS Doris Sylvanus Palangkaraya. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Seorang bocah lelaki berusia 2 tahun ditemukan tewas tenggelam di depan rumahnya Jalan Tingang XXIV Kelurahan Bukit Tunggal, Jekanraya Palangkaraya, Minggu (27/6/2021) siang.

Geger temuan bocah tenggelam ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Korban ditemukan oleh kedua orangtuanya sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan posisi tubuh mengapung di saluran parit depan rumahnya.

"Saat itu bocah sudah terlihat mengapung di atas air dan langsung dievakuasi warga dan petugas ke rumah sakit," ujar Herman salah satu warga sekitar saat menyaksikan penemuan bocah tersebut.

Informasi terhimpun, bocah tersebut keluar rumah berjalan sendiri dan bermain di sekitar parit tanpa sepengetahuan orangtuanya yang saat itu sedang makan.

Baca juga: 11 Sekolah Dasar di Kabupaten Kapuas Jadi Lokasi Program Kampus Mengajar, Selesai Akhir Juni 2021

Baca juga: Polairud Polda Kalteng Amankan 400 Batang Kayu Log Hasil Pembalakan Liar di Sungai Mentaya Kotim

Baca juga: Tim Kemenpan RB Tinjau Pelayanan Publik Polres Kapuas, Begini Harapan Kapolres Kapuas

"Orangtuanya kaget dan menangis ketika melihat anaknya ternyata sudah dalam kondisi mengapung di parit depan rumah dan langsung dibawa ke rumah sakit," ujar warga setempat.

Kanit I SPKT, Aiptu Hasan Virdies menjelaskan, pihaknya saat mendapat laporan, langsung turun ke TKP dan sesampainya di TKP bersama Unit Identifikasi dan Polsek Pahandut.

"Kedua orangtua korban menemukannya sudah dalam kondisi mengapung di parit depan rumah," ucap Aiptu Hasan Virdies.

“Pengakuan orangtua korban, sebelumnya korban sedang bermain di sekitar rumah, namun karena tak kunjung melihat anaknya di dalam rumah, orangtuanya bergegas mencari ternyata sudah ditemukan mengapung di parit,” ujar Aiptu Hasan menirukan pengangkuan orang tua bocah laki-laki malang tersebut.

Jenazah korban langsung dibawa ke ruang kamar jenazah atau ruang Kamboja RSUD Doris Sylvanus, Jalan Tambun Bungai, Kota Palangkaraya, dan dilakukan visum et repertum oleh pihak Polresta Palangkaraya

Petugas forensik rumah sakit menjelaskan, tubuh korban tidak ditemukan tanda bekas kekerasan sehingga murni kejadian musibah tenggelam.

Korban saat ditemukan itu diperkirakan belum lama tenggelam karena kondisi telapak tangan dan jari masih belum terlalu keriput.

(tribunkalteng.com/faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved