Breaking News:

Berita Kalteng

Sekolah SLTA di Palangkaraya Bentuk Satgas Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

SMAN 4 Palangkaraya, salah satu sekolah mulai melakukan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dalam kegiatan penilaian akhir tahun (PAT).

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/Fathurahman
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Ahmad Syaifudi. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - SMAN 4 Palangkaraya, salah satu sekolah yang mulai melakukan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM). Pihak sekolah sudah membentuk tim satgas pelaksanaan PTM terbatas

Pelaksanaan PTM di SMAN 4 Palangkaraya ini dinilai berjalan dengan baik dan lancar.

“Uji coba PTM terbatas dalam PAT SMAN 4 Palangkaraya dilaksanakan dengan prinsip kompak berkah, kompak bergerak, berkah berdampak,” ujar Kepala SMAN 4 Palangkaraya, Yenihayati.

Dia mengungkapkan pelaksanaan uji coba PTM terbatas dalam PAT untuk mengetahui persiapan yang sudah dilakukan, mengetahui kendala dan kekurangan yang terjadi, sehingga nantinya dievaluasi.

Baca juga: Siapa yang Berhak Terima Daging Kurban? Berikut Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban Idul Adha 1442 H

Baca juga: Palangkaraya Percontohan Percepatan Vaksinasi Covid-19, Terkendala Vaksinator dan Jaringan Internet

Baca juga: Ramalan Zodiak Hari Ini Senin 21 Juni 2021, Taurus Penuh Kejutan, Cancer Harus Out of The Box

Kemudian akan dilengkapi apa yang diperlukan, meskipun uji coba sementara hanya untuk siswa kelas X saja.

Nantinya, bagi siswa atau siswi yang hadir harus menyertakan  surat pernyataan persetujuan dari orangtua bermatera 10.000 mengikutiPTM terbatas

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Ahmad Syaifudi, membenarkan, jelang pembelajaran di sekolah untuk siswa dan siswi SLTA Juli 2021 mendatang, sejumlah sekolah sudah mulai melakukan uji coba.

"Ya, memang ada sekolah yang sudah mulai uji coba, jelang tatap muka terbatas Juli nanti," ujarnya.

Dikatakan dia, proses belajar di sekolah secara terbatas untuk siswa dan siswi SLTA mulai Juli 2021 mendatang sudah ditetapkan melalui surat keputusan bersama menteri.

"Jadi memang harus ada pembelajaran di sekolah terbatas Juli 2021 mendatang, makanya saat ini sudah ada uji coba untuk itu," tukasnya. 

(tribunkalteng.com/faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved