Breaking News:

Berita Kalsel

PSU Pilgub Kalsel, Denny Indrayana Gugat ke MK, Tim Sahbirin Noor Minta Bukti Bukan Rekayasa

PSU Pilgub Kalsel, Calon Gubernur Denny Indrayana menggugat ke MK,tim cagub Sahbirin Noor minta bukti gugatan bukan rekayasa

Editor: Dwi Sudarlan
H2D via banjarmasinpost.co.id
Cagub Kalsel Denny Indrayana (2 dari kanan) mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi terkait pelaksanaan PSU Pilgub Kalsel sementara tim Cagub Sahbirin Noor meminta bukti gugatan bukan rekayasa 

TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - PSU Pilgub Kalsel, cagub Denny Indrayana menggugat hasil pemilihan suara ulang Pemilihan Gubernur Kalsel, tim calon gubernur Sahbirin Noor meminta bukti gugatan bukan rekayasa.

Senin (21/6/2021), pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel Denny-Difriadi atau H2D mengajukan gugatan hasil PSU Pilgub Kalsel  ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Sesuai ketentuan yang diatur dalam UU Pilkada dan Peraturan Mahkamah Konstitusi, bahwa jangka waktu mengajukan permohonan adalah 3 hari kerja sejak keputusan KPU Provinsi yang diterbitkan pada Kamis, 17 Juni 2021.

Artinya, hari Senin ini adalah batas waktu terakhir untuk permohonan didaftarkan MK.

Baca juga: PSU Pilgub Kalsel, Pasangan Denny-Difriadi Akan Ajukan Gugatan ke MK: Sampai Titik Darah Penghabisan

Baca juga: Hari Ini PSU Pilgub Kalsel, Tiap TPS di Banjarmasin Dijaga 1 Polisi, Pemilih Antre Sejak Pagi

Baca juga: Besok PSU Pilgub Kalsel, Warga Banjarmasin Ramai-ramai Antre Cetak e-KTP: Saya Tidak Diarahkan

Setelah mengajukan permohonan awal, pasangan Denny-Difriadi atau H2D diberikan hak untuk mengajukan perbaikan permohonan paling lambat 3 hari kerja, yaitu hingga Rabu, 23 Juni 2021.

Oleh sebab itu, 2 hari ke depan, H2D dan kuasa hukumnya memastikan akan ada perbaikan permohonan yang disampaikan ke MK.

Didampingi 31 kuasa hukum, di antaranya para advokat terkenal seperti Bambang Widjojanto, Heru Widodo, Febri Diansyah, dan Donal Fariz, Denny Indrayana percaya diri perjuangannya di MK akan berbuah kemenangan manis.

Pada gugatan kali ini, Denny-Difriadi bersepakat untuk tidak meminta Pemungutan Suara Ulang (PSU) lagi, tapi langsung memohon pembatalan pasangan calon Sahbirin Noor - Muhidin sebagai kontestan pemilu dan menetapkan H2D sebagai pemenang terpilih Pilgub Kalsel.

Terkait gugatan ke MK ini, Denny Indrayana menegaskan tidak akan melakukan negosiasi di balik layar.

"Tidak ada negosiasi, tidak ada transaksi, yang ada hanyalah perjuangan sekuat tenaga atas mandat rakyat yang kami emban, serta ikhtiar terus tanpa henti untuk mendapatkan keadilan pemilu yang LUBER, JURDIL, dan demokratis, tanpa politik uang," tegas Denny Indrayana.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved